|
|
Dialog |
|
AHLI INDONESIA DAN E-BOOK Terima
kasih atas dimuatnya tulisan kami tentang Karl May pada Intisari
Desember 2001. Namun ada koreksi yang perlu disampaikan, yaitu indonesianist
(yang juga penulis biografi Sutan Syahrir) bukan Robert Mrazek tetapi
Rudolf Mrazek. Kesalahan dari naskah penulis. Untuk itu mohon maaf. Perlu ditambahkan
pula bahwa dalam edisi Desember itu Intisari
memuat e-book pertama di Indonesia, yaitu dari penerbit Mizan di equator.com.
Sebenarnya, beberapa minggu sebelum tulisan itu muncul, di Wigwam –
situs kami – sebuah karangan Karl May juga sudah muncul on line. Hanya
saja karena keterbatasan kami, file yang mestinya berbentuk
“pdf”, kami muat dalam format “html” saja sehingga terkesan sebagai
naskah biasa. Ini kiranya perlu dicatat dalam sejarah e-book di
Indonesia. Pada waktu yang
akan datang karya Karl
May
dalam bahasa Indonesia akan bisa diikuti secara on
line dengan bekerja sama dengan sebuah perusahaan portal. Naskah
yang akan dimuat berupa novella-novella, bukan naskah buku. Saat ini
percobaan sudah dilakukan pula. Pandu
Ganesa gono@*****.net.id Jakarta
ALAMAT PANDU GANESA Pada
Intisari Desember 2001 terdapat artikel berjudul “Petualangan di Dunia
Maya Karl May” yang ditulis oleh Pandu Ganesa. Saya sangat tertarik dengan
artikel tersebut, khususnya tentang Karl May, dan ingin mengetahui lebih
banyak lagi. Melalui Redaksi
Intisari, saya meminta alamat Pandu Ganesa. Terima
kasih. Intan
Mutia imutia@*****.com Bandung Redaksi menerima
beberapa surat sejenis yang intinya menanyakan alamat Pandu Ganesa berikut
alamat situs Karl Maynya. Alamat e-mail Pandu Ganesa: gono@indosat.net.id. Alamat situs: www.indokarlmay.com. BIKIN BINGUNG PEMBACA Pada hlm. 193
disebutkan: kayu menguasai tanah, tanah menguasai air, air menguasai api,
api menguasai logam, logam menguasai kayu. Pada hlm. 196 dituliskan: api
cocok dengan air, logam dengan kayu, air dengan tanah, dst. Ini bisa
membingungkan pembaca. Memang tidak ada gading yang tak retak. Untuk
meluruskannya, bisa diambil pakem dari
buku The Handbook of Chinese Horoscopes oleh Theodora Lau (edisi
1990) di hlm. 31: element (metal, fire, water, earth, wood); main
conflict (fire, water, earth, wood, metal). Jadi,
yang benar adalah pernyataan di hlm 193 pada
Intisari seperti dituturkan suhu Herry Soewandhi walaupun dari buku Th.
Lau pada hlm. 15 jelas disebutkan periode 12 Februari 2002 sampai dengan 31
Januari 2003 adalah Kuda Air positif. Penentuan unsur
pada masing-masing shio cukup rumit (Th. Lau, 29) karena harus dilihat
menurut unsur tahun kelahiran, unsur dari shio itu sendiri, unsur dari jam
kelahiran, unsur dari bulan kelahiran, dan unsur negara tempat dilahirkan.
Akan tetapi secara garis besar mereka yang bershio Api mungkin akan terkena
dampak negatif dari kedatangan tahun Kuda Air ini (Th. Lau, 14 – 15). Perlu diingat adanya pepatah lama, “The stars
incline, but they never compel”. Segala macam ramalan berdasarkan
bintang, shio, atau horoskop itu mengarahkan atau mempengaruhi secara umum
tapi mereka tidak pernah memaksa. Budi
M. Santoso Bandung Anda betul. Seharusnya kalimat di hlm. 196 itu berbunyi, “Api tidak cocok dengan air, logam (tidak cocok) dengan kayu, air (tidak cocok) dengan tanah, dst.” Untuk itu kami mohon maaf. Terima kasih atas perhatian dan koreksi Anda. Dengan ini kesalahan diperbaiki. |
|||||