|
|
J e d a |
|
“SALAM” JILAT LEWAT SURAT Dalam hidup sehari-hari,
orang Belanda amat dekat dengan binatang. Itu tampak dari banyaknya ungkapan
yang menggunakan nama binatang. Misalnya over koetjes en kalftjes praten
(bicara tentang sapi dan anak sapi), artinya membicarakan hal-hal kecil atau
ngalor-ngidul. Juga peribahasa een kat in de zak kopen yang
kita serap menjadi “membeli kucing dalam karung”.
Anjing
terbiasa berjalan-jalan ke taman dengan ditemani si pemilik. Tapi, hanya di
tempat tertentu ia boleh lepas dari rantai. Ia juga tidak boleh buang air
sembarangan, terutama di taman dengan rambu khusus. Kalau benar-benar
kebelet, ia harus ke tempat berambu “Honden WC” (wc anjing) atau tempat
lain yang ditentukan. Saya
pernah melihat seorang tua berjalan-jalan dengan anjingnya. Tangan kanan
memegang tali pengikat, sedangkan tangan kiri memegang plastik. Saat si
anjing buang air, ia akan membiarkannya. Tapi kemudian ia memungut
“kotoran” itu dengan plastik. Anjing
pun sering diajak naik kendaraan umum. Jika tidak berukuran besar dan tidak
perlu kursi sendiri, si anjing tidak dikenai karcis. Jika sebaliknya, si
tuan harus membeli karcis untuk anjingnya. Selain dierenklinik (klinik hewan) dan dierenambulance, untuk membawa si Guguk yang sakit ke klinik, di Belanda juga ada pemakaman hewan (dierenkerkhof) atau tempat kremasi hewan kesayangan. @ (Munif Yusuf, di Jakarta) Jangan mengambil keputusan yang salah hanya karena pihak lawan telah memilih keputusan dengan benar. n Peribahasa Yunani |
|||||