globetiny.gif (852 bytes)N THE NET

T e r a w a n g

Bulan Ini

Bulan Lalu

Buku Tamu

Mailing List

Di balik kisah

Info iklan

Email

BOM WAKTU WARISAN VOC

Kalau ada pemilihan kongsi dagang paling kontroversial sepanjang sejarah, barangkali VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie) pemenangnya. Ia satu-satunya perusahaan swasta yang sejak lahir sudah dibekali hak-hak politik menemukan dan memelihara tanah jajahan. Maka ketika Kerajaan Belanda hendak merayakan 400 Tahun VOC tahun ini, puji dan caci datang silih berganti. Apa relevansinya buat Indonesia?

 

Barangkali, ada yang menganggap itu pertanyaan konyol. Sudah pasti, negara-negara yang rakyatnya pernah disengsarakan kongsi londo itu, merayakan kiprah VOC bak membuka bebat luka yang belum 100% kering. Apalagi di Indonesia, VOC meraja hampir selama dua abad (30 Mei 1619 - 31 Desember 1799). Dengan prestasi: sukses mengadu domba para raja lokal yang sedang gemar meluaskan kekuasaan.

Lima puluh tahun menjelang bangkrut, VOC bahkan tak lagi punya sparring berkelahi tangguh dari para pemimpin lokal. Ia kian leluasa menguras kekayaan alam, memonopoli perdagangan, dan membelenggu kebebasan ribuan budak pribumi. Ironisnya, di akhir hayatnya organisasi ini meninggalkan utang 137 juta gulden, konon lebih dari 20 kali modal awalnya.

Lantas, mana jutaan (bahkan mungkin miliaran) gulden lain dari kekayaan alam negeri ini? Belum lagi budak dan orang tak berdaya yang mereka perangi. Sebagai ahli waris Wawasan Nusantara, kita berhak memaki VOC dan antek-anteknya. Tapi cukupkah itu? Mona Lohanda, sejarawan peneliti di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menyebut, takkan kembali masa lalu dikejar. Makanya, selain mencak-mencak (perlu demi keseimbangan lahir-batin), kajian kritis tetap harus dilakukan.

Kalau tidak, bom waktu berupa warisan budaya sosial politik VOC, tanpa kita sadari sebenarnya masih membelenggu hingga kini. Sebagian sudah terkikis modernisasi dan reformasi. Tapi sebagian lagi, menunggu saatnya meledak. Bummm!!!

 

Pesta sepanjang tahun

Niat Pemerintah Belanda merayakan the glorious time VOC sama kontroversialnya dengan nasib VOC. Menurut mereka, VOC adalah kenyataan sejarah yang membanggakan, karena telah memberi nilai tambah buat rakyatnya, membawa kemakmuran dan kekayaan budaya buat Belanda, serta membuka cakrawala baru dengan menaklukkan kawasan-kawasan dunia baru. Bahkan VOC berhasil mendorong perkembangan kemasyarakatan dan memperkaya pengetahuan Belanda tentang bangsa-bangsa lain.

 

 «     1  2  3  4  5  6  7     »

Active Channel

© Intisari Online

www.indomedia.com/intisari/