| Pro
Bisnis

|
Jangan malu makan
makanan lokal
LARANTUKA, PK---Wakil Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, meminta masyarakat NTT untuk tidak malu-malu mengonsumsi makanan lokal. Karena bagaimana pun juga makanan lokal merupakan potensi kekayaan yang perlu dilestarikan.
Lebu Raya mengatakan hal itu ketika membuka secara resmi Musyawarah Besar (Mubes) Petani Solor-Adonara di Desa Lewograrang, Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur, Selasa (18/3/2008), pekan lalu. Mubes itu diselenggarakan kerja sama Yayasan Satunama dan Pemerintah Kabupaten Flores Timur.
Menurut Lebu Raya, bahan makanan lokal sebetulnya merupakan potensi, kekayaan lokal yang tidak kalah nilainya. Karena itu dia mengajak masyarakat untuk tidak perlu malu mengonsumsi bahan makanan seperti jagung, ubi atau kacang-kacangan. "Kita tidak perlu malu makan jagung, ubi, kacang-kacangan. Saya sampai sekarang masih makan jagung," kata Lebu Raya.
Mubes dengan tema "Mengembalikan budaya pangan lokal beragam menuju kedaulatan pangan lokal Lamahalot" itu dihadiri para kepala desa di dua kecamatan di Solor, yakni Solor Timur dan Solor Barat, utusan petani dari 29 desa di Adonara, para kepala desa, ketua BPD dan anggota kelompok tani.
Lebu Raya menyambut baik mubes itu. Sebab, katanya, posisi dan peran para petani sangat penting dan besar untuk masyarakat. Apa yang dihasilkan para petani sangat berguna untuk begitu banyak orang. "Petani itu kantornya di kebun. Tiap hari dia ke kebun," kata Lebu Raya.
Lebu Raya menyatakan ketidaksetujuannya jika dikatakan petani itu malas. "Tidak. Mereka tidak malas. Setiap hari dari pagi sampai petang mereka ada di kebun, kerja di kebun. Saya tidak setuju kalau ada yang katakan bahwa petani malas. Mereka tidak malas," tegas anak petani dari Desa Watoone, Adonara, Flores Timur itu.
Untuk mendukung kecintaan terhahap makan lokal, Lebu Raya mengatakan bahwa sejak beberapa waktu lalu, Pemerintah Propinsi NTT sudah mengeluarkan edaran kepada para bupati mengajak masyarakat mengonsumsi makanan lokal satu hari dalam sepekan. Di kantor gubernur, katanya, setiap hari Kamis para pejabat disuguhkan makanan berbahan lokal seperti ubi dan pisang.
Sebagian besar penduduk NTT, kata Lebu Raya, bermata pencaharian sebagai petani. Karena itu sektor pertanian masih akan terus menjadi prioritas pembangunan. "Sektor pertanian menyumbang sekitar 40 persen PDRB (produk domestik regional bruto) kita. Artinya, sektor pertanian masih sangat penting dan besar manfaatnya untuk dikembangkan," katanya.
Terkait dengan itu, kepada para peserta dan penyelenggara, Lebu Raya menyampaikan beberapa pesan. Pertama, pembangunan pertanian harus bertumpuh pada produk lokal. Kedua, perlu penguatan dan pengembangan kelembagaan petani. Ketiga, perlu keterpaduan dan kemitraan di antara semua elemen, sektor dan stakeholder untuk mengembangkan pertanian. Keempat, kelestarian lingkungan. Pembangunan pertanian perlu mendorong lingkungan yang lebih seimbang dan berkelanjutan. Kelima, penerapan teknologi tepat guna.
(len)
Bukopin luncurkan produk terbaru
"Kami yakin dengan program yang baru diluncurkan ini minat masyarakat terhadap Bukopin semakin baik."
--- Rudianto ---
ANDA ingin mendapatkan hadiah langsung saat memiliki rekening tabungan di bank? Datang sekarang juga ke Bank Bukopin. Di bank ini Anda akan mendapat aneka hadiah langsung dan hadiah New BMW 320i yang diundi setiap bulan.
Hadiah-hadiah ini akan Anda miliki karena saat ini manajemen Bank Bukopin telah meluncurkan program Tabungan SiAga Bukopin berhadiah langsung dan tabungan SiAga Bukopin berhadiah undian BMW New seri 320i.
Demikian dikatakan Direktur Utama Bank Bukopin, Glen Glenardi, Senin (24/3/2008). "Kami coba memberikan keuntungan yang maksimal kepada nasabah. Untuk itu kami membuat inovasi produk berupa hadiah New BMW 320i yang dikombinasikan dengan hadiah langsung serta layanan gratis tarik tunai di seluruh ATM bank mana saja," ujar Glen.
Selain itu, jelas Glen, Bukopin juga meluncurkan Tabungan SiAga Bukopin Premium. Produk ini memberikan keuntungan bunga kepada nasabah hingga 6,5 persen per tahun.
Tabungan ini, katanya, diperuntukkan bagi nasabah perorangan dengan setoran awal Rp 100 juta, saldo minimal Rp 1 juta serta setoran lanjutan minimal Rp 1 juta. Perhitungan bunga akan dilakukan setiap hari dan dibukukan pada akhir bulan.
Glen menyebutkan, peluncuran produk terbaru itu setelah bank itu sukses dengan sejumlah program andalannya. Dengan program lanjutan dari Tabungan Siaga Bukopin itu, pihaknya berharap agar Bank Bukopin makin memperkuat posisi tabungan di sektor konsumer, yang pada khirnya berdampak pada tingkat bunga kredit yang semakin kompetitif.
Sementara Direktur Konsumer Bank Bukopin, Lamira S Parwedi, menjelaskan, program hadiah mobil New BMW 320i telah memasuki tahap ke-3. Hadiah mobil itu akan diundi setiap bulan. Program tabungan SiAga Bukopin ini akan dimulai 1 April hingga 30 September 2008 ini.
"Hanya dengan minimal saldo rata-rata bulanan Rp 1 juta dan berlaku kelipatannya, nasabah akan memperoleh satu poin dan berhak mengikuti program berhadian yang akan memperebutkan new BMW 320i ini," ujar Lamira.
Sementara itu, Pemimpin Bank Bukopin Cabang Kupang, Rudianto, mengatakan, bank ini memiliki produk-produk yang dinamis, yang semuanya untuk kepentingan masyarakat.
"Selama ini, pangsa pasar Bank Bukopin di Kupang memperlihatkan grafik yang menggembirakan. Khusus tabungan SiAga, trendnya meningkat dari hari ke hari. Kami yakin dengan program yang baru diluncurkan ini, minat masyarakat terhadap Bukopin akan semakin baik," ujar Rudianto.
(kro)
APBI NTT gandeng HAPBI
* Selenggarakan sertifikasi keterampilan
KUPANG, PK --Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Perawatan Bangunan Indonesia (APBI) NTT bekerja sama dengan Badan Sertifikasi Keterampilan Himpunan Ahli Perawatan Bangunan Indonesia (BSK HAPBI) menyelenggarakan sertifikasi keterampilan bagi tenaga ahli di bidang perawatan bangunan.
Demikian dikatakan pengurus Lembaga Pengembang Jasa Konstruksi Daerah (LPJKD) NTT, Ir. HM Sampurno, didampingi Ketua DPD APBI NTT, Jonneri Bukit, S.H, di kantornya, Senin (24/3/2008). Menurut Sampurno, pelaksanaan sertifikasi keterampilan bagi tenaga ahli itu dilaksanakan oleh APBI NTT bekerja sama dengan HAPBI.
"Semua perusahaan jasa konstruksi yang menggunakan jasa perawatan bangunan, tenaga ahlinya harus mendapat sertifikasi keterampilan. Untuk itulah APBI NTT bekerja sama dengan HAPBI melaksanakan kegiatan ini," ujarnya.
Sementara Jonneri menjelaskan, pelaksanaan sertifikasi keterampilan itu akan berlangsung dua hari di Kupang, yakni 31 Maret - 1 April 2008. "Tenaga ahli yang tersebar di daerah- daerah sudah menyatakan kesediaannya mengikuti kegiatan tersebut. Tahap pertama ini kami targetkan 70 tenaga ahli ikut kegiatan ini," ujarnya.
Dia menambahkan, APBI telah masuk dalam konversi bidang sub bidang SK 75/KTPS/KP/D/XI/2002 dari peraturan nomor 11 tahun 2006 dengan peraturan nomor 11a tahun 2008, di mana APBI masuk dalam kode AP005 dengan sub bidang perawatan bangunan/gedung, kode sub bidang 21301.
Perawatan gedung/bangunan tersebut meliputi pemeliharaan secara berkala terhadap struktur arsitektur (bukan perubahan struktur), AC/tata udara, mekanikal, pertamanan, kebersihan, kesehatan lingkungan, perbaikan dan atau mengganti bagian bangunan. (ira)
|