| Berita Utama
1

|
Medah sebut nama Paulus Mo'a
KUPANG, PK -- Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Drs. Ibrahim Agustinus Medah sesaat sebelum mendaftarkan diri sebagai calon Gubernur NTT dari Partai Golkar, Sabtu (22/3/2008), menyebut nama Drs. Paulus Mo'a sebagai satu dari tiga nama yang akan diusulkan ke DPP Golkar untuk ditetapkan sebagai calon wakil gubernur dari Golkar.
Sesuai aturan internal Golkar, kata Medah dalam jumpa pers di Sekretariat DPD Golkar NTT di Jalan El Tari-Kupang, calon gubernur harus dipilih dalam rapat pimpinan daerah khusus (Rapimdasus) Golkar. Calon gubernur yang terpilih dalam Rapimdasus tersebut, katanya, akan mengusulkan tiga nama ke DPP Partai Golkar untuk ditetapkan menjadi calon gubernur mendampingi calon terpilih. Salah satu dari tiga nama itu, katanya, adalah Drs. Paulus Mo'a (saat ini Wakil Ketua DPRD NTT) .
Sumber Pos Kupang di DPD I Partai Golkar NTT menyebutkan, Medah telah menjatuhkan pilihan pada Drs. Paulus Mo'a, sebagai wakilnya jika terpilih dalam Rapimdasus sebagai cagub dari Partai Golkar.
Seperti disaksikan Pos Kupang di Sekretariat DPD I Golkar NTT, usai memberikan keterangan pers, Medah dan Drs. Paulus Mo'a sempat foto bersama.
Sebelum mendaftarkan diri, Medah memimpin rapat pengurus DPD Golkar NTT. Dalam rapat ini disepakati bahwa dalam Rapimdasus 27 Maret 2008, DPD Golkar yang memiliki porsi suara 20 persen dalam forum Rapimdasus, memperjuangkan agar Medah terpilih sebagai Cagub NTT dari Partai Golkar.
"Tadi kita sudah sepakat untuk menetapkan satu nama. Setelah Verifikasi administrasi baru DPD I akan mengelola porsi 20 persen suara tersebut untuk diperjuangkan dalam Rapimdasus nanti. Pasti dalam Rapimdasus itu ada penetapan calon gubernur dari Golkar, karena Golkar harus ada calon dalam Pilkada ini," tegas Medah.
Dalam rapat yang dipimpin Medah, sebagian besar peserta rapat mengusulkan Drs. Daniel Adoe (Wakil Ketua Bidang OKK DPD I Golkar NTT, sebagai Plt. Ketua DPD I Golkar NTT, mengganti posisi Medah yang sudah mendaftarkan diri sebagai calon Gubernur NTT.
Ditanya adanya tarik-menarik kepentingan di antara elit politik Partai Golkar tentang siapakah cagub dari Golkar apakah Medah atau Viktor Laiskodat yang memperlambat penetapan calon dari Golkar, Medah mengatakan, Golkar tidak terburu-buru menetapkan paket calon. Sebab keputusan terburu-buru justru akan terjadi ekses.
"Keterlambatan itu bukan karena adanya kepentingan politik untuk meloloskan calon A atau B, tetapi hanya untuk menghindari jangan sampai terjadi masalah secara internal," tegasnya.
Dalam keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar tanggal 18 Maret 2008 yang ditandatangani Wakil Sekretaris DPP Partai Golkar, Syamsul Muarif, disebutkan bahwa sesuai hasil survai yang dilakukan LSI, Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Drs. IA Medah memperoleh dukungan 14 persen pemilih di NTT, sementara calon lainnya yang ikut disurvai mendapat dukungan di bawah Medah. (mas/ben/dar)
Agenda Golkar bulan ini:
------------------
Tanggal 18- 22: Pendaftaran bakal calon
Tanggal 22- 24: Verifikasi dokumen
Tanggal 25: Pengumuman bakal calon yang lolos verifikasi
Tanggal 27: Konvensi/Rapimdasus
Tanggal 28: Deklarasi calon dari Golkar
-------------------------------------
Sumber: Tim Pengarah Pilkada Partai Golkar NTT
|