
Ini forum untuk
ANDA yang mempunyai masalah dengan pelayanan publik di NTT (gangguan telepon, listrik, air bersih, kesulitan mengurus
surat-surat, pelayanan instansi atau perusahaan pelayanan publik yang tidak ramah dan sebagainya).
Kirim SMS ke 081 339 309
249 atau via E-mail:
poskpg@yahoo.com. Pengaduan terpilih akan kami tayangkan di sini dan disampaikan ke instansi/perusahaan yang bersangkutan. FORUM TAPALEUK ini pun menjadi wadah bagi Anda memberikan komentar, tanggapan, pandangan, usul, saran dan kritik terhadap berita aktual Pos Kupang. Kami menanti partisipasi
Anda.
|
085 238 88X XXX : Pada tanggal 11 Februari 2008, saya mengurus perpanjangan STNK di Kantor Samsat Atambua (roda 2). Oleh seorang petugas/polantas saya disuruh membayar uang sebesar Rp 108 ribu, yang menurut hemat saya itu kelewat banyak karena di nota pajak ditulis administrasi STNK Rp 25.000,00. Ketika saya menanyakan hal itu, oleh petugas dijelaskan bahwa itu sudah menjadi ketentuan baku. Lebih aneh lagi ketika membayar kepada saya tidak diberikan bukti terima berupa kuitansi atau apa pun. Ketika saya minta kuitansi lagi-lagi saya mendapat penjelasan bahwa biasanya tidak diberikan kuitansi. Saya lalu bertanya dalam hati beginikah wajah arapat penegak hukum kita? 085 239 19X XXX : Imbauan buat petugas kebesihan. Kenapa kalau sapu cuma di jalan raya saja, tidak sampai ke dalam got? Padahal sampah yang paling banyak itu dalam got, seperti di pertokoan. Kalau hujan sampah yang ada dalam got semuanya meluap. Thomas, SoE , 081 237 95X XXX : Awas ada maling di Lion Air. Minggu lalu saya terbang dengan Lion Air tujuan Kupang-Surabaya-Mataram. Setelah di Mataram koper saya dicungkil dan isinya diobrak-abrik. Hal yang sama dialami banyak penumpang dan sudah lama terjadi. Katanya Lion Air paling tertib dan aman. Kok ada malingnya? Saya tidak bisa bayangkan jika ini terjadi bagi turis asing. Malunya itu mas. 085 646 96X XXX : Sebagai pembaca setia PK saya sangat tertarik dengan tulisan serial dari wartawan. Apa boleh usul, penulisnya tidak hanya nama saja tapi dicantumkan fotonya? Bravo Pos Kupang. Catatan Redaksi : Terima kasih atas perhatian dan apresiasi Anda. Usul Anda kami pertimbangkan. Terima kasih. 081 237 91X XXXX : Untuk pegawai Kependudukan Kabupaten Sikka. Mohon dalam pelayanan KTP agar lebih merata, jangan melihat muka. Orang yang sudah dikenal tak sampai 1 jam KTP sudah jadi. Sementara orang yang tidak dikenal KTP-nya berbulan-bulan. Hanya janji-janji. Bayangkan KTP saya dari tanggal 18 Desember 2007 sampai sekarang belum jadi. Katanya awal Januari bisa diambil. Datang cek bilang Sabtu, datang Sabtu bilang Rabu, begitu seterusnya. Malah disuruh ketemu operator. Ketemu operator malah disuruh cari berkasnya. Cari nggak dapat bilang sudah dibikin. Ternyata cek di register belum ada yang ambil. Dan kalau sampai hilang gimana dengan KTP yang sudah dibayar? Ingat ya biar 100 rupiah tapi kerja dulu baru dapat. 081 237 91X XXXX : Untuk pegawai Kependudukan Kabupaten Sikka. Mohon dalam pelayanan KTP agar lebih merata, jangan melihat muka. Orang yang sudah dikenal tak sampai 1 jam KTP sudah jadi. Sementara orang yang tidak dikenal KTP-nya berbulan-bulan. Hanya janji-janji. Bayangkan KTP saya dari tanggal 18 Desember 2007 sampai sekarang belum jadi. Katanya awal Januari bisa diambil. Datang cek bilang Sabtu, datang Sabtu bilang Rabu, begitu seterusnya. Malah disuruh ketemu operator. Ketemu operator malah disuruh cari berkasnya. Cari nggak dapat bilang sudah dibikin. Ternyata cek di register belum ada yang ambil. Dan kalau sampai hilang gimana dengan KTP yang sudah dibayar? Ingat ya biar 100 rupiah tapi kerja dulu baru dapat. Maxi, ANTV, 081 339 43X XXX : Buat aparat Polres Mabar. Kasus pemukulan wartawan Pos Kupang yang dilakukan komplotan preman merupakan ujian bagi polisi untuk mengungkap dalang intelektualnya. Sangat lucu kok tidak ada berita Bank NTT, wartawan digebuk. Pasti ada motif lain, apakah tentang pemberitaan KKN selama ini, atau berita lainnya? Polisi yang dapat menjawab dalang intelektual tindakan bejat ini. Tidak ada manusia yang paling hebat dalam hidup ini. 081 339 42X XXX : Mat siang Pak Gubernur, tolong cek apa benar KM Pulau Sabu yang dikelola PD Flobamora betul-betul jalan sesuai laporan yang bapak terima? Coba jalan-jalan ke Gurita, Belu, jangan-jangan KM Pulau Sabu sudah jadi besi tua, karena hanya berlabuh. Buang-buang uang rakyat sa. Lebih baik ditarik ke Kupang daripada ada tikus-tikus kecil di PD Flobamora kenyang. 085 239 06X XXX : Mat siang PK. Masalah jalur Kupang Naikliu putus dan tidak bisa lewat jadi satu pelajaran buat anggota DPRD yang dari Amfoang supaya kerja. 085 239 08X XXX : Untuk Pemkab Rote Ndao. Proficiat. Belum lama berdiri sendiri tapi sudah berada di peringkat kedua penyelewengan dana di Propinsi NTT se-kabupaten dan sudah lama menjadi daerah otonom kok belum ada SPBU? Sebagai rakyat kecil, di mana wakil rakyat yang kami pilih? Kok diam terus? Tolong dong, selama menjadi wakil rakyat jangan menggunakan kacamata sehingga lebih banyak melihat rakyatmu. Trims PK.
|