| Berita Utama





|
Tiga
Paket Sudah Final
KUPANG, PK -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Propinsi NTT, Ir. Roby Ratukore menegaskan, keputusan penetapan Gaspar Parang Ehok- Julius Bobo (Paket Gaul), Ibrahim A Medah-Paulus Moa (Paket Tulus) dan Frans Lebu Raya-Esthon Foenay (Paket Fren) sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2008-2013, bersifat final dan mengikat.
Ratukore mengatakan hal itu dalam acara jumpa pers di Sekretariat KPU NTT, Jalan Polisi Militer-Kupang, Kamis (8/5/2008). Saat itu Ratukore didampingi tiga anggota KPU, yaitu John Depa, Hans Louk dan John Lalongkoe.
Harga
Bensin Rp 20.000/Botol
LABUAN BAJO, PK -- Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) selama lima hari terakhir di Labuan Bajo, ibukota Kabupaten Manggarai Barat (Barat) mengakibatkan harga premium (bensin) meningkat tajam. Pada Kamis (8/5/2008), harga bensin yang dijual dalam kemasan botol bekas air mineral ukuran 1.500 mililiter, sudah mencapai Rp 20.000/botol.
Informasi yang diperoleh Pos Kupang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Haji Jafar Ali Rawi dan Premium Solar Packed Dealer (PSPD) Prundi, kemarin siang, menyebutkan, kelangkaan sudah terjadi sejak hari Minggu (4/5/2008). Kelangkaan itu akibat belum masuknya kapal tanker yang mengangkut BBM melalui depot pertamina Reo. Kemungkinan kapal tanker pengangkut BBM baru merapat di Reo pada tanggal 9 atau 10 Mei 2008.
Warga
Nangapenda Duduki Kejari Ende
ENDE, PK -- Ratusan warga dari Suku Paumere, Kecamatan Nangapenda, Kabupaten Ende, menduduki kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ende, di Jalan El Tari Ende, Kamis (8/5/2008). Aksi warga yang berlangsung sekitar dua jam itu sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap sikap Kejari Ende yang menahan lima warga Suku Paumere, termasuk kepala suku, Andreas Bajo, terkait kasus tidak menyenangkan yang disangkakan kepada kelima warga itu.
*Setahun
Kabupaten Nagekeo (2)
Banyak
Potensi, Minim Sarana
-- Oleh Aris Ninu --
SETAHUN sudah umur Kabupaten Nagekeo. Tetapi Penjabat Bupati Nagekeo, Drs. Elias Djo, dan Sekab Nagekeo, Drs. Elpi Parera, sepertinya masih asyik dengan kesibukannya menggonta ganti jabatan demi jabatan di tubuh pemerintahan yang dipimpinnya.
Pergantian pemimpin di lingkungan pemerintah itu, memang bisa dimaklumi. Apalagi kabupaten itu baru seumur jagung. Bisa saja pergantian itu sesuai aturan yang digariskan pemerintah pusat, tapi bisa juga sebagai ajang seleksi guna mendapatkan pemimpin yang benar-benar pro rakyat, pro orang kecil.
|