
|
Xtra SPORT
|
Usia Pemain El Tari Dibatasi PELAKSANAAN turnamen sepakbola antar-perserikatan, El Tari Memorial Cup (ETMC) 2008 akan mengalami perubahan aturan terutama pemain. Kalau sebelumnya usia pemain tidak dibatasi, maka untuk penyelenggaraan kali ini di Bajawa-Ngada, pemain maksimal berusia 20 tahun. Demikian salah satu kesimpulan dalam Rapat Paripurna Daerah (Raparda) Pengprop PSSI NTT, di Hotel Sasando Kupang, 7-8 Mei 2008. "Pemain berusia maksimal 20 tahun ditambah lima orang pemain yang usianya paling tinggi 23 tahun. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan, sesuai aturan PSSI, tim yang bermain di Divisi III usia pemainnya maksimal 21 tahun," jelas Sekretaris PSSI NTT, Marthinus Meowatu, dalam acara penutupan raparda yang dihadiri Ketua Pengrop PSSI NTT, Drs. Frans Lebu Raya dan Ketua Harian KONI Propinsi NTT, Ir. Esthon L Foenay, M.Si. Meowatu menambahkan, kali ini untuk Divisi II, NTT hanya diwakili oleh Persap Alor, karena Persesba Sumba Barat mengundurkan diri dengan alasan teknis. Terkait sumber daya manusia, Meowatu mengakui, wasit dan pelatih di NTT masih lemah. Frans Lebu Raya pada kesempatan itu menaruh harapannya agar pengurus PSSI di kabupaten/kota terus melakukan peremajaan pemain. "Kalau ada pelatihan pelatih atau wasit di tingkat nasional, kita harus berani mengirim wakil untuk ikut. Selain itu, kita harus memiliki prediksi prestasi ke depan di antaranya dengan terus melakukan peremajaan pemain. Mudah-mudahan ke depan, alokasi dana APBD untuk sepakbola di daerah menjadi lebih besar," ujarnya. Esthon Foenay saat menutup kegiatan tersebut mengatakan, untuk peremajaan pemain, PSSI NTT harus menjalin kerja sama dengan dinas pendidikan dan kebudayaan yang memiliki event ordini, porseni dan POP SMA. Selain itu, Esthon berharap agar PSSI dapat menginventarisir semua turnamen yang digelar oleh swasta maupun organisasi kemasyarakatan lain untuk dijadikan agenda tetap pembinaan pemain. "Ada potensi, namun belum dimaksimalkan," ujar Esthon. (eko) Fosmab Pesta Gol |