F L O R E S A

     Seputar Flores

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Warga Luar Masuk Pulau Papagarang

LABUAN BAJO, PK--Banyak warga asal luar daerah saat ini masuk ke Pulau Papagarang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar). Kehadiran warga ini untuk mencari nafkah, namun cukup mengganggu kehidupan warga di pulau ini. 
Hal ini disampaikan Kepala Desa (Kades) Pulau Papagarang, Haji Bahrun, saat ditemui Pos Kupang di pulau itu, Jumat (9/5/2008).
Menurut Bahrun, selama ini banyak warga luar pulau datang dan berdalih untuk berdagang atau mencari ikan. Namun ada yang sampai hari ini tetap berada di pulau ini. "Di sini banyak warga luar yang masuk tanpa identitas resmi. Kebanyakan mereka masuk di sini saat bulan gelap," kata Bahrun.
Dia menjelaskan, warga luar pulau yang masuk di pulau ini cukup signifikan, dan kondisi ini berbeda dibanding pulau lain, baik yang ada dalam kawasan maupun di luar kawasan. Pasalnya, letak Pulau Papagarang cukup strategis sebagai jalur lalu lintas kapal nelayan. 
Bahrun mengakui, keberadaan warga luar daerah di pulau ini pada bulan gelap saat pencarian ikan cukup tinggi. "Mereka manfaatkan musim di bulan gelap untuk masuk ke pulau mencari ikan. Mungkin di wilayah ini potensi lautnya tinggi sehingga mengundang orang luar masuk pulau ini," ujarnya. 
Dikatakannya, orang yang merapat ke pulau ini sebagian berada di atas perahu dan sebagian turun ke kampung. Karena itu, pihaknya akan menertibkan masuknya orang baru itu.
Camat Komodo, Drs. Alo Nala, mengatakan,dalam waktu dekat pemerintah kecamatan akan operasi penertiban warga di pulau termasuk dalam kawasan TNK. "Pemerintah kecamatan atau muspika plus akan melakukan operasi penertiban identitas warga yang ada di pulau-pulau termasuk di Papagarang melibatkan anggota Polsek Komodo, Koramil dan Pos TNI AL," kata Nala. (yel)

4 SD di TNK Dapat Bantuan

LABUAN BAJO, PK --Empat sekolah dasar (SD) di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Selasa (6/5/2008) mendapat bantuan sarana dan prasarana pendidikan dari PT Putri Naga Komodo (PNK). Empat SD itu, yakni SD Negeri Pulau Komodo, SDNegeri Pulau Rinca, SD Negeri Papagarang, dan SD Inpres Kerora. 
Hal ini disampaikan Pimpinan PT PNK Labuan Bajo, Ir. Fransiskus Harum, kepada Pos Kupang di kantornya, Kamis (8/5/2008). 
Harum mengatakan, bantuan berupa peralatan/perlengkapan sekolah bagi siswa empat SD bertujuan menunjang proses belajar mengajar di sekolah, selain membantu dalam peningkatan mutu pendidikan. "Kami fokus pada mutu pendidikan dasar yang dicanangkan pemerintah, yakni pendidikan dasar sembilan tahun. Bantuan berasal dari salah satu donatur PNK," katanya.
Perlengkapan yang disumbangkan antara lain, alat tulis-menulis, fasilitas atau sarana olah raga seperti bola kaki, raket badminton, globe, peta dunia dan Indonesia. Selain itu, bantuan buku pintar,sejumlah poster tentang serangga dan hewan lainnya serta buku english for children. "Kami juga berikan buku tulis dan tas untuk para guru dan satu unit mesin tik serta alat peraga lainnya. Kami harapkan sumbangan ini bisa menjadi suatu yang berharga demi peningkatan mutu pendidikan di daerah ini umumnya dan khususnya bagi sekolah dalam kawasan TNK," ujarnya.
Harum menjelaskan, pihaknya selama ini telah memberikan bantuan kepada warga dalam kawasan TNK seperti bantuan kesehatan melalui dokter keliling, pemberdayaan masyarakat serta peningkatan ekonomi melalui kredit mikro. Penyerahan bantuan dilakukan di SD Negeri Pulau Papagarang langsung kepada siswa sekolah itu. Penyerahan oleh Sahidin, Pengawas TK/SD Kecamatan Komodo. (yel)
Ruang Puskesmas Delha Terbengkalai