Pro Bisnis

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sriwijaya Air Tunda Terbang

KUPANG, PK -- Pesawat Sriwijaya Air dengan rute penerbangan Kupang-Surabaya-Jakarta, Minggu (11/5/2008) tunda terbang karena ada gangguan pada mesin pesawat.
Distrik Manager Sriwijaya Air, J Careless Norman saat dihubungi ke telepon selulernya (ponsel), mengakui adanya gangguan teknis pada mesin pesawat itu. "Kami masih menunggu spare part yang dibawa Batavia Air atau Lion Air dari Jakarta," ujarnya saat dihubungi Pos Kupang semalam. 
Salah seorang penumpang Sriwijaya Air yang mengaku bernama Frits, ketika menghubungi Pos Kupang sekitar pukul 18.00 Wita, mengatakan, saat itu para penumpang sudah berada dalam pesawat kurang lebih 30 menit. 
"Saat pesawat siap diberangkatkan, tiba-tiba asap keluar dari badan pesawat. Saat itu juga para penumpang dikeluarkan," ujarnya.
Setelah kejadian itu, lanjut dia, manajemen Sriwijaya Air Kupang akhirnya mengantarkan penumpang ke alamat masing- masing. 
Sesuai jadwal, katanya, pesawat itu harus lepas landas sekitar pukul 14.00 Wita. Namun hingga malam hari, belum ada kejelasan dari Sriwijaya Air untuk rute penerbangan itu.
Terkait kerusakan pesawat itu, salah seorang pegawai di Kantor Sriwijaya Air, saat dihubungi sekitar pukul 19.30 Wita, mengakui, bahwa ada kerusakan pada mesin pesawat. Namun ia tidak tahu seperti apa kerusakan tersebut. (ira/cha)



Tekad Makmur Panen Padi 'Dense'


LEMBOR, PK -- Anggota Kelompok Tani Tekad Makmur di Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, kini bernafas lega. Padi yang ditanam di sawah seluas 28 hektar, sudah dipanen dengan hasil yang menggembirakan. Satu hektar menghasilkan 8,23 ton gabah.
Hasil panen yang melimpah tersebut, berkat penggunaan Dense 520 SC, fungsida dan zat perangsang tumbuh yang diproduksi PT Dharma Guna Wibawa (DWG). Selain itu atas pendampingan para tenaga penyuluh lapangan. Panen perdana padi itu dilakukan pada hari Rabu (7/5/2008). Panen perdana dihadiri Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Manggarai Barat, Ir. Matheus Janing, Camat Lembor, Andreas Agas, Kepala Seksi Perlindungan Tanaman, Yohanes Subur, Sales Supervisior wilayah Bali, NTB dan NTT, PT Dharma Guna Wibawa, Ir. Ahmad Taufik, Direktur CV Tani Mandiri, Hendrik Tionardi, dan anggota Kelompok Tani Tekad Makmur.
Dalam laporannya, Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BP) Kecamatan Lembor, Hendrikus Nanggur mengatakan, pemakaian Dense 520 SC sangat efektif bagi pertumbuhan padi. Buktinya, hasil panen sangat signifikan. Hal itu mendorong petani untuk terus menggunakan produk ini dalam meningkatkan produksi padi.
Sebelum menggunakan produk ini, lanjut dia, hasil panenan kurang memuaskan. Satu hektar hanya diperoleh 3 - 5 ton gabah. Namun ketika menggunakan produk Dense 520 SC, hasil panen naik mencapai 8, 23 ton/hektar.
File Technical dan Promotion Officer PT DGW, Dorotheus Ara, S.P mengatakan, hasil yang diperoleh kelompok tani Tekad Makmur sudah bagus sehingga ke depan penggunaannya lebih intensif lagi.
Dia menjelaskan, Dense 520 SC merupakan golongan pestisida, namun spesifikasinya sebagai fungsidan plus zat perangsang tumbuh. Produk PT DGW lainnya adalah insektisida, seperti foltus 400 SL untuk mengatasi hama pengerek batang padi (sundeb dan bluk), rahwana 500 EC untuk memberantas hama wereng dan capture 50 EC pemberantas walang sangit.
Sementara herbisida antara lain trendy 20 WG untuk mematikan gulma pratumbuh (biji rumput), dan abolisi 865 SL untuk mengatasi gulma yang sudah tumbuh.
Saat itu, Sales Supervisior Wilayah Bali, NTT dan NTB, PT DGW, Ir. Ahmad Taufik mengajak petani untuk rutin menggunakan herbisida dan insektisida dalam rangka mengatasi semua organisme pengganggu tanaman.
Hal yang sama ditegaskan Direktur CV Tani Mandiri, Hendrik Tionardi. Tionardi berjanji akan selalu membantu petani dengan mendatangkan obat-obatan yang dibutuhkan itu. (lyn)



Panen Membanggakan

KETUA kelompok tani Tekad Makmur, Milu Abdul Wahid, menyatakan kekagumannya atas hasil panen dari padi penangkar yang menggunakan produk Dense 520 SC. Dari lahan seluas 28 hektar yang diolah petani, katanya, memberi hasil yang memuaskan. Anggota kelompok tani merasa bangga dengan aplikasi produk PT DGW itu. Ke depan mereka terus setia pada produk itu.
"Kami bangga dengan hasil yang dicapai saat ini. Kami yakin musim tanam dan panen pada tahun-tahun mendatang kami akan mendapatkan hasil yang lebih banyak lagi," katanya.
Dia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, penyuluh pertanian lapangan di Lembor, rekanan dari PT DGW, Toko Tani Selamat yang setia mendampingi petani dalam meningkatkan pdoduksi padi. (lyn)




Pulihkan Nama Lembor 

KEPALA Dinas Pertanian, Tanaman dan Peternakan, Kabupaten Manggarai Barat, Ir. Mtheus Janing, memberi apresiasi kepada Kelompok Tani Tekad Makmur yang berhasil meningkatkan produksi padi sawah di Lembor. 
Tanaman padi yang menggunakan produk Dense 520 SC membawa hasil mengaggumkan. Sebab penggunaan fungisida 520 SC itu dapat meningkatkan produksi padi.
Pemerintah bersama petani dan dinas terkait lainnya akan berusaha memulihkan nama Lembor sebagai lumbung pangan terbesar di NTT. Upaya itu, diantaranya dengan menggunakan Dense 520 SC itu.
"Kita harus bertekad meningkatkan produksi padi di Lembor. Hanya dengan itu masa keemasan Lembor sebagai lumbung pangan terbesar NTT dapat terwujud," katanya.
Di tempat yang sama, Camat Lembor, Andreas Agas, mengatakan, langkah yang dilakukan PT DGW sangat membantu petani. Ke depan, petani hendaknya selalu menggunakan produk dari perusahan tersebut, sebab hasilnya sangat nyata. (lyn)