Xtra SPORT

   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Biarkan Masyarakat Bebas Berekspresi

WAJAH Marianus Rata tampak tegang. Pria berkulit hitam dengan postur tinggi besar ini langsung mengambil mikrofon. Ribuan mata penonton, termasuk Wakil Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, dan Wakil Ketua DPRD NTT, Drs. Kristo Blasin, diam tak berkejap. 
Seorang ibu setengah baya bersama belasan pemuda tegap berwajah keras maju membentuk barisan. Setelah salam hormat kepada para pejabat dan penonton, atraksi yang ditunggu-tunggu pun diperagakan. Santai berdiri di tengah arena, seorang pria yang mengenakan baju hitam dipadu celana jeans biru, siap meladeni belasan pemuda yang hendak menyerangnya. Seperti dikomando, serentak para pemuda tersebut menyerang pria berbaju hitam itu.
Namun, semua penonton dibuat berdecak kagum ketika para penyerang itu langsung terpelanting ke aspal sebelum menyentuh sasarannya. Bahkan beberapa di antaranya kesulitan untuk bangkit. Kristo Blasin pun tampak maju dan setelah 'diisi' dia juga tampak sanggup menjatuhkan beberapa penyerangnya. Tak hanya sampai disitu. Marianus Rata dan rekan-rekannya juga menunjukkan kebolehannya dengan tidur di atas aspal sambil dilindas sepeda motor. Seorang pemuda juga tanpa ragu-ragu memakan pecahan botol bir seperti mengunyah kerupuk. 
Decoloris, klub olah napas yang memperagakan aksi-aksi ini di Jalan Raya El Tari Kupang, Sabtu (10/5/2008). Decoloris yang menjadi anggota FOMI NTT diundang khusus untuk unjuk kebolehan. 
Peringatan 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional tahun 2008 ini dibuat beda oleh FOMI NTT. Seluruh potensi masyarakat diberi kebebasan untuk dikeluarkan. Mereka ingin semua sendi kehidupan masyarakat beraktivitas. Ada ruang untuk berolahraga. Juga ada tempat buat pedagang kaki lima mencari tambahan penghasilan.
"Berikan ruang dan kesempatan kepada masyarakat untuk mengekpresikan kemampuannya. Gebrakan-gebrakan yang dilakukan oleh FOMI NTT belakangan ini sudah cukup untuk menghidupkan potensi olahraga masyarakat. Untuk itu, kita harus terus mendorong masyarakat untuk gemar berolahraga. Karena, dengan olahraga masyarakat akan sehat sehingga semua informasi pembangunan akan mudah diserap," ujar Frans Lebu Raya.
Kristo Blasin, yang juga Ketua Umum FOMI NTT, mengatakan, pihaknya sudah merancang berbagai event yang siap dipresentasikan di Jalan Raya El Tari. Rencana penutupan Jalan El Tari setiap hari Sabtu petang baru dalam ujicoba. Tapi animo masyarakat yang tinggi, membuat FOMI NTT sangat yakin kalau masyarakat memang butuh ruang untuk berkreasi.
Antusiasme masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya untuk ambil bagian dalam berbagai kegiatan yang digelar FOMI NTT di Jalan Raya El Tari I Kupang, Sabtu (10/5/2008) petang, ternyata cukup tinggi. Ruas jalan di bagian depan Kantor Gubernur NTT pun sudah ditutup sejak pukul 07.00 Wita. Berbagai kegiatan yang digelar FOMI NTT dan para sponsornya cukup menarik simpati ribuan warga yang ambil bagian. 
Sejak siang, digelar kontes mobil yang dikoordinir oleh d&b Enterprise dengan sponsor pendukung Djarum Black. Pada petang hari dilaksanakan lomba sepeda santai untuk anak-anak. Usai acara sepeda santai dilanjutkan dengan pelantikan FOMI Kabupaten Kupang. Pelantikan FOMI Kabupaten Kupang dimeriahkan atraksi olahraga olah napas Decolora Kupang dan Lemkari Kabupaten Kupang yang dilanjutkan dengan senam massal Indonesia Sehat produk FOMI yang dikoordinir oleh Semual Hauteas. 
Selain itu, panggung hiburan jalanan dengan sponsor utama Djarum Black ini menyedot penonton yang cukup banyak. Ketua Harian FOMI NTT, Sem Hauteas dan Sekretaris, Richardus Wawo mengatakan, pihaknya akan menggelar aneka kegiatan dalam rangka peringatan 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional yang berakhir 31 Mei. (eko)