
|
Gaya HIDUP
|
Maudy Koesnaedi Anti Latah * Tolak Tawaran Jadi Wakil Bupati MAUDY Koesnaedi terkaget-kaget! Ketika bangun pagi, dia terbelalak matanya ketika melihat foto dirinya terpampang dalam sebuah berita yang tanpa dilengkapi konfirmasi dirinya. Berita itu menyebutkan bahwa Maudy seolah-olah sudah bersedia dilamar menjadi Calon Wakil Bupati Kuningan, Jawa Barat. Belum tuntas kekagetannya, siang hari ketika dia tengah meluncur dari dalam mobilnya, dering ponselnya berbunyi. Setelah diangkat, rupanya yang menelepon adalah teman-teman wartawan yang menanyakan kebenaran kabar bahwa dirinya masuk dalam kandidat calon Wakil Bupati Kuningan. BUkan sekali itu saja ponselnya dihubungi wartawan untuk menanyakan hal yang sama. Ketika tiba di suatu acara, lagi-lagi dia dikerubuti wartawan dengan todongan pertanyaan yang sama. Aktris yang ngetop pertama kali lewat peran Zaenab dalam serial Si Doel Anak Sekolahan itu berheran-heran. Sekalipun didatangi atau dihubugi orang-orang dari kalangan partai politik tertentu, terkait tawaran kursi wakil bupati. Dia juga tak pernah merasa dikontak atua diundang mendatangi pertemuan soal kesepakatan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). "Saya ditemui atau menemui partai politik yang kabarnya telah meminang saya (saya calon wakil bupati) aja nggak pernah. Kok tahu-tahu saya ditanya-tanya soal itu, bingung juga aku jawabnya?" tutur Maudyk yang juga istri Wakil Presiden Direktur PT Bakrie Telecom, Erick Meijer. Partai yang mendorong-dorong Maudy terjun dalam perebutan kursi kekuasaan di Kuningan Jawa Barat itu tak lain adalah Partai Hanura pimpinan Jenderal TNI (Purn) Wiranto. Sebelumnya, Ketua DPC Partai Hanura, Arif Riswan mengaku akan maju dalam Pilkada Kuningan bersama Maudy sebagai calon wakilnya. Pertimbangan memilih si cantik berambut panjang itu tidak hanya karena popularitasnya, namun juga karena Maudy dinilai cukup intelek, didukung citra keluarganya yang harmonis. Sebelum kaget dengan berita di koran, sebelumnya Maudy sudah mendapat 'bocoran' informasi itu dari seorang teman yang bekerja di Dinas Pariwisata Kuningan, Jabar. Namun waktu itu, model iklan produk shampoo ini sempat menganggap informasi itu sebagai candaan. "Saya kira info itu cuma buat menggoda saya, eh, ternyata besoknya dimuat koran-koran beritanya", ujarnya. Namun dia merasa tak perlu klarifikasi, karena sumber berita itu bukan dari dirinya. "Tapi saya menyesali sekali statement yang membawa-bawa nama nama ke Pilkada Kuningan. Seolah-olah saya sudah setuju dan dihubungi," ujar ibu satu anak kelahiran 8 April 1975 itu. Maudy menegaskan, dia tak mua ikut-ikutan latah mengekor sejumlah artis yang ramai-ramai berpolitik, menyusul kemenangan Dede Yusuf dan Rano Karno di Pilkada Jabar dan Tangerang belum lama ini. (Persda Network/mum) |