Kupang Plus

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tanda Tangan Interpelasi Sembako

Jakarta, PK -- Hingga kemarin sudah 75 anggota wakil rakyat di DPR menandatangani pengajuan hak interpelasi sembako. Tidak tertutup kemungkinan, pengajuan interpelasi sembako ini akan dipaketkan dengan rencana pengajuan hak interpelasi kenaikan harga BBM. 
Hal ini disampaikan oleh salah seorang inisiator interpelasi sembako, Ario Wjionarko secara khusus kepada Persda Network, Senin (12/5/2008), usai paripurna perdana DPR. 
"Sudah bukan saatnya lagi para wakil rakyat di DPR diam dan hanya manut pada pemerintah atas segala kebijakannya yang malah menyengsarakan rakyat. Lihat saja, harga-harga sembako saat ini makin lama makin membubung tinggi. Kondisi masyarakat makin sulit begitu pemerintah akan menaikkan harga BBM," cetus Ario Wijonarko.
Politisi PKB pro Gus Dur ini kemudian menjelaskan, krisis ketersediaan komoditi kebutuhan pokok meliputi gula, beras, minyak goreng, minyak tanah dan kedelai di pasaran belakangan ini, menyebabkan harga-harga kebutuhan pokok membubung tinggi. 
Dalam release BPS terkini, jelas Ario, laju inflasi dari tahun ke tahun untuk bulan Februari 2008 naik hingga 7.40 persen. "Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, yakni 6.30 persen. Dan naik lagi untuk bulan Maret menjadi 8.07 persen. Harga-harga kebutuhan pokok yang makin membubung tinggi ini, tentu makin menurunkan tingkat daya beli masyarakat. Ini jelas meningkatkan angka pengangguran dan kriminalitas. Dampaknya juga sangat jelas, sangat signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kita," papar Ario Wijonarko.
Kepada para wartawan, Ketua DPR Agung Laksono sudah mengakui, kini sudah 75 anggota dewan yang mengajukan interpelasi sembako. "Yang mengusulkan memang sudah 75 anggota DPR terkait kenaikan harga sembako ini. Dan nanti, akan disesuaikan melalui mekanisme dewan. Tentunya akan dibahas terlebih dahulu sebelum resmi menjadi pengajuan hak bagi para anggota DPR itu," ujar Agung Laksono. 
Yuddy Chrisnandy, Koordinator Koalisi Muda Parlemen yang ikut mendukung rencana interpelasi sembako ini kemudian secara tegas meminta kepada Presiden SBY untuk 
segera mencopot Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro. Purnomo Yusgiantoro dianggap salah satu menteri yang tidak membawa ke arah perbaikan dalam perekonomian saat ini.
"Kita minta Purnomo Yusgiantoro dicopot. Pak Purnomo juga tidak bisa memberikan kebijakan yang efektif bagi pemerintah dalam mengatasi kelangkaan energi sekarang ini, malahan membuat harga-harga makin mahal. Tak ada hasil yang dapat dipetik selama ini," tandasnya. 
Ario menambahkan, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sekarang ini sama sekali belum menyentuh akar persoalan yang dihadapi rakyat kecil. Pemerintah dituding hanya bersikap reaktif saja terhadap keadaan yang ada, dan cenderung panik saat menghadapi lonjakan-lonjakan harga. (persda network/yat)

DPR Panggil Presiden SBY 

JAKARTA, PK -- Sebelum menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta untuk menjelaskan sejumlah alasannya kepada para wakil rakyat di DPR. Sejumlah fraksi DPR mempertanyakan langkah alternatif yang dilakukan pemerintah terkait alasan Presiden Yudhoyono yang berkali-kali menyatakan bila kenaikan harga BBM merupakan pilihan terakhir. Rencananya, DPR akan melakukan rapat konsultasi untuk menjadwalkan rencana kehadiran Presiden SBY pada hari Kamis (15/5/2008). 
"Kita di DPR ingin dan harus tahu, apa saja langkah alternatif yang telah dilakukan oleh pemerintahan SBY--JK dan apa hasilnya. Jangan tiba-tiba mengatakan inilah langkah (menaikkan BBM) terakhir. Padahal, belum melakukan apa pun," ujar anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) Alvin Lie dalam sidang paripurna DPR, Senin (12/5/2008).
Pada awal persidangan DPR, paripurna perdana para wakil rakyat ini diwarnai hujan interupsi. Sebagian besar para wakil rakyat yang hadir mengecam rencana pemerintah yang akan menaikkan harga BBM. Bahkan, anggota FKB DPR mengenakan ikat kepala yang bertuliskan menolak harga kenaikkan BBM. Ketua FKB DPR, Effedi Choirie pun lantang menyatakan, tak ada alasan untuk tidak memanggil Presiden SBY terkait rencana menaikkan harga BBM.
"Presiden harus proaktif atas usul-usul itu. Kita baik-baik mengundang, dan saya kira itu lebih baik bagi Presiden untuk menjelaskan rencana kenaikkan BBM itu. Itu tidak menyalahi ketentuan yang ada," tegas Gus Coi. 
"Tinggal bilang, saya (Presiden SBY) mau datang ke DPR. Tolong disediakan rapat pariprna, saya akan berpidato menyampaikan penjelasan. Itu malah akan terpuji dan yakin akan terdongkrak citranya. Tapi, ini kan tidak. Presden SBY dioyak-oyak. Tapi, kalau tidak mau jelaskan di DPR, makin jelek citranya. Sekarang hampir semua fraksi menolak. Masyarakat sangat sulit. Jadi Presiden harus berani," tegas Gus Coi. 
Abdullah Azwar Anas dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) dengan lantang kemudian meminta semua fraksi DPR menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Pemerintah, jelas Anas, tidak belajar dari pengalaman masa lalu untuk mengantisipasi kenaikan harga minyak dunia. "Selalu mengambil langkah instan. Kenapa tidak ada grand design untuk tujuan jangka panjang," tegas Anas.
Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) Tjahjo Kumolo kemudian meminta kepada pimpinan DPR Agung Laksono untuk berani memimpin penolakan atas kebijakan pemerintah tersebut. Menolak kenaikan harga BBM bukan sekadar menyangkut citra DPR di masyarakat tetapi lebih merupakan upaya mempertahankan masyarakat agar bisa hidup.
"Pimpinan DPR harus memimpin penolakan kebijakan ini," kata Thahjo.
Terhadap usulan itu, Agung Laksono mengatakan, "Insya Allah," sambil tersenyum. Ia menjelaskan, sesuai dengan tata tertib, pimpinan DPR memang memimpin setiap kegiatan yang terkait dengan tugas dewan. Namun, cara-cara yang ditempuh harus sesuai dengan mekanisme yang ada. (persda network/yat)


Demo BBM Mulai Marak 

JAKARTA, PK -- Meskipun pemerintah belum memutuskan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), demo penolakan terhadap rencana itu sudah mulai marak di seluruh Indonesia sejak Senin (12/5/2008), bertepatan dengan peringatan 10 tahun reformasi di Tanah Air.
Di Jakarta ribuan orang secara bergelombang mendatangi Istana Presiden yang terletak di Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Gelombang pertama datang sekitar pukul 11.00 WIB, sekitar 500 mahasiswa yang berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Indonesia (BEM SI).
Mereka membawa tujuh gugatan rakyat yang pernah dibacakan oleh BEM dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan IPB di depan Istana Merdeka pada Rabu (7/5/2008).
Isi dari tujuh gugatan itu adalah meminta pemerintah agar menasionalisasi aset strategis, memberikan pendidikan serta pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas, dan mewujudkan kepastian hukum. Tuntutan lainnya adalah mengembalikan kedaulatan bangsa di sektor pangan, membuat harga kebutuhan pokok terjangkau rakyat, menuntaskan reformasi birokrasi, dan menyelamatkan lingkungan hidup Indonesia yang telah dieksploitasi berbagai pihak.
Gelombang kedua datang sekitar pukul 13.00 WIB, ratusan orang yang datang dari berbagai elemen antara lain dari Front Rakyat Menggugat (FRM) dan Jaringan Aktivis Prodemokrasi (Prodem).
Di Yogyakarta, ratusan orang yang tergabung dalam beberapa elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di halaman DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan sembako, serta menuntut penuntasan pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). 
Di Surabaya ratusan mahasiswa menghadang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat menghadiri perayaan puncak Hari Pendidikan Nasional di Kampus C Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) tersebut dimulai sejak pukul 09.30 WIB dengan cara "long march" dari Asrama Haji Sukolilo menuju kampus C Unair, Jalan Darma Husada.
Di Makassar sekitar 300 mahasiswa berdemo di gedung DPRD Sulawesi Selatan sejak pukul 11.00 Wita. Di Banjarmasin sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) berunjuk rasa di halaman Gedung DPRD Kalsel. Di Bengkulu puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Front Pembela Rakyat Kecil (FPRK) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Propinsi Bengkulu menolak rencana kenaikan harga BBM karena dinilai sangat memberatkan masyarakat. 
Di Pekanbaru, Riau, sekitar 2.500 orang yang tergabung dalam Sentral Gerakan Rakyat Riau (Segera) berunjuk rasa di depan kantor DPRD Propinsi Riau. Ketua Umum Segera Riza Zuhelmy menilai kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM hanya akan menambah kesengsaraan rakyat. Di Medan juga puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pemerintahan Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar aksi damai di gedung DPRD Sumut. (ant)


Wapres Pilih Bungkam


WAKIL Presiden Jusuf Kalla enggan berkomentar tentang penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan sejumlah elemen mahasiswa dan anggota parlemen.
"Ah, sudah. Nanti-nanti saja," kata Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jakarta, Senin (12/5/2005).
Jusuf Kalla yang mengenakan kemeja lengan panjang warna biru muda semula berniat untuk memberikan komentar setelah diminta wartawan. Kalla yang hendak menaiki kendaraan dinas RI-2 menghentikan langkahnya, ketika mengetahui wartawan yang biasa ngepos di Istana Wapres, dari kejauhan berkata secara serempak di hadapan Kalla. "Satu soal saja, Pak," pinta wartawan.
Namun ketika wartawan mendekat dan melontarkan pertanyaan tentang penolakan kenaikan harga BBM, Kalla terdiam sebentar lalu memberikan penolakan untuk memberikan komentar.
Dengan terburu-buru, Kalla pun memilih untuk segera menaiki kendaraan dinasnya dan kemudian ngacir menuju ke salah satu stasiun televisi swasata Indonesia untuk wawancara khusus. (persda network/ade)


95.500 Murid SD Ikut USBN

KUPANG, PK -- Sekitar 95.500 murid sekolah dasar (SD) di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di sekitar 4.000 SD penyelenggara USBN, hari ini, Selasa (13/5/2008) sampai dengan Kamis (15/5/2008).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Propinsi NTT, Ir. Thobias Ully, M.Si mengatakan itu saat dihubungi, Senin (12/5/2008) malam. Menurutnya, berbagai persiapan sudah dilakukan oleh Dinas Dikbud propinsi dan kabupaten/kota untuk menyukseskan penyelenggaraan USBN tersebut. Sebab, USBN kali ini berupakan yang pertama untuk murid SD.
Berbagai persiapan yang sudah dilakukan antara lain distribusi soal USBN ke tempat-tempat penyimpanan dan sudah siap sebar ke sekolah-sekolah penyelenggara USBN. "Ada sekitar 4.000 SD penyelenggara USBN dengan jumlah peserta sekitar 95.500 orang. Semua soal sudah kita salurkan, kita berharap USBN ini berjalan lancar," jelasnya.
Dikatakannya, distribusi soal USBN ini dilakukan lebih awal mengingat banyak sekolah yang berada jauh di pelosok. "Banyak sekolah yang berada jauh di daerah terpencil dan butuh waktu. Ini kita sangat kita perhatikan sehingga distribusi soal ke tempat-tempat itu sudah diupayakan maksimal agar tidak terjadi keterlambatan soal dengan tetap menjamin kerahasiaan soal-soal itu," jelas Ully.
Dia menjelaskan, USBN untuk murid SD hanya ada tiga mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Dengan alokasi waktu USBN selam tiga hari maka satu hari untuk satu mata pelajaran. "Kita berharap para siswa ini sudah benar-benar siap mengerjakan soal-soal USBN," katanya. (alf)


Supermath Plus Gelar Pameran Pendidikan

KUPANG, PK --Supermath Plus Kupang, sebuah lembaga pendidikan generasi unggul dengan program menitoring belajar, menggelar pameran pendidikan di Flobamora Mall Kupang, Jumat- Minggu (9-11/5/2008). Pameran pendidikan ini bertujuan memperkenalkan lembaga ini kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) dan melahirkan juara-juara di bidang studi matematika, bahasa Inggris dan sains untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Kepala Lembaga Supermath Plus Kupang, Pdt. Johni Kilapong, S.Th, MA, melalui ketua panitia penyelenggara, Aryanto, S.Si, M.Si, kepada Pos Kupang di sela-sela pameran, Jumat (9/5/2008), mengatakan, Supermath Plus adalah program menitoring belajar selama sembilan bulan untuk siswa sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) dengan metode asyik, mudah dan menyenangkan disertai pengembangan potensi diri sehingga dapat mengubah anak yang biasa-biasa menjadi luar biasa. Program mentoring belajar, lanjutnya, bukan sekedar kursus semata tetapi ada evaluasi menyeluruh untuk mencari solusi terbaik terhadap apa yang menjadi kelemahan dan hambatan.
Menurut Aryanto, keunggulan di lembaga pendidikan ini adalah staf pengajar S2 dan S1 bidang sains yang sudah memiliki sertifikat dari Prof. Yohanes Surya, Ph.D. Keunggulan lainya, katanya, CD games interaktif dan alat peraga yang memudahkan siswa untuk memahami pelajaran yang bersangkutan. Buku-buku pelajaran yang digunakan adalah buku karangan Prof. Yohanes Surya, Ph.D.
Dikatakannya, sejak lembaga ini didirikan Agustus 2007, animo masyarakat di Kota Kupang begitu besar dan sampai saat ini sudah tercatat 200 siswa yang belajar di lembaga ini. Tahun 2008, katanya, dengan berbagai gebrakan yang dilakukan lembaga ini diharapkan jumlah siswa bisa meningkat menjadi 500 siswa.
Aryanto menjelaskan, dalam pameran pendidikan kali ini digelar juga beberapa kegiatan seperti permainan matematika, kuis matematika dan sulap matematika. Di bidang IPA akan dilakukan berbagai eksperimen yang sifatnya aktual, dimana ada sesuatu di sekitar kita yang merupakan unsur IPA, namun tidak disadari. (nia)



Sertifikasi Lemahkan Semangat Guru

KUPANG, PK -- Program sertifikasi guru yang kini diberlakukan tidak bakal meningkatkan mutu pendidikan, karena program ini di satu sisi melemahkan semangat mengajar para guru yang tidak mengikuti sertifikasi. Karena itu, program ini perlu ditinjau kembali.
Masalah ini mengemuka dalam seminar dan panel diskusi tentang harapan dan tantangan pendidikan dalam era global yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Pelajar Cibal Kupang (HMPCK) di aula Komodo, Jl. Soeharto- Kupang, Sabtu (10/5/2008). 
Tampil sebagai pembicara adalah Dr. Drs. Konradus Blajan, M.A dengan materi "Urgensi Pendidikan Multikultural", Drs. Feliks Tans, M.Ed, Ph.D dengan materi "Harapan dan Tantangan Pendidikan dalam Era Global", Dr. Drs. Kosmas Jeladu, M.Hum dengan materi "Bahasa Ibu dalam Kancah Pendidikan Global", Dr. Drs. Frans Bustan, M.Lib dengan materi tentang "Perspektif Pendidikan Bermutu" dan Dr. Gerardus Uda, M.Pd. Seminar dipandu oleh Erfan Gagu.
Dalam sesi dialog sejumlah peserta mengemukakan bahwa program sertifikasi telah mendikotomi para guru, antara guru-guru yang mengikuti sertifikasi dan guru yang tidak berhak karena tidak berijazah sarjana (S1 atau D4). Dengan dikotomi ini, guru-guru yang tidak berijazah S1 merasa bahwa kemampuan mereka tidak diakui oleh negara. Karena itu, mereka pun bekerja seadanya. Mereka beranggapan bahwa para guru yang bersertifikasilah yang harus habis-habisan membimbing para siswa karena merekalah yang profesional.
Para peserta berpendapat, kalau eksesnya seperti ini maka program sertifikasi sebaiknya ditinjau kembali. Kalau tidak pendidikan bermutu sebagaimana maksud dari program ini tidak akan tercapai. 
"Bukankah begitu banyak orang pintar sekarang merupakan hasil didikan guru-guru yang hanya berijazah SPG dan bukan sarjana?" kata seorang peserta.
Gagasan ini mendapat tanggapan luas dari para pembicara. Dr. Konradus Blajan bahkan menambah fakta dikotomis itu. Dia mengatakan, di Lembata di mana dia sedang bertugas saat ini melemahnya semangat di kalangan guru itu pun terjadi. Di sana sejumlah kepala sekolah dasar pernah memberi kesempatan belajar kepada sejumlah staf gurunya untuk meraih sarjana. Tetapi, mereka sendiri yang sudah terbukti telah menghasilkan manusia- manusia bermutu kemudian malah diabaikan karena tidak layak mengikuti sertifikasi. Karena itu, Konradus juga sependapat agar program sertifikasi guru ditinjau kembali.
Hal lain yang menjadi sorotan dalam seminar ini adalah menyangkut metode pembelajaran di sekolah. Menurut Feliks Tans, metode pengajaran di sekolah-sekolah saat ini masih cenderung berpusat pada guru (teacher centered). Padahal supaya mencapai output dan outcome yang bermutu, pendidikan harus berpusat pada peserta didik. Materi pengajaran tidak ditentukan oleh guru (kurikulum), tapi bertumpu pada minat dan bakat peserta didik. Para siswa diberi kebebasan untuk memilih bidang yang diminati sesuai dengan bakatnya. 
Menurut Konradus dan Frans Bustan, pendidikan kita harus bisa membawa para peserta didik untuk bisa berkomunikasi lintas kultural (learn to live together). Hal ini menjadi tuntutan mutlak karena Indonesia adalah negara multi kultural.
Menurut Ketua Panitia Seminar, Uphyk Mansur, seminar ini diikuti sekitar 300 peserta. Ketua HMPCK, Kalistus Afridus Hadiman Tou mengatakan, seminar ini lahir dari keprihatinan akan merosotnya mutu pendidikan kita di NTT sampai saat ini. Sedangkan sesepuh keluarga Cibal di Kupang, Yoseph Dout menyampaikan salut atas kegiatan yang digelar para mahasiswa ini. (ati)


UPTD Bahasa Gelar Lomba Cerpen

KUPANG, PK -- Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Bahasa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Lomba Penulisan Cerita Pendek (Cerpen), Kamis-Minggu (15- 19/5/2008) di Rumah Jabatan Gubernur NTT. Menurut rencana, lomba ini diikuti pelajar dari 15 SMA/MA se-Kota Kupang yang berlangsung bersamaan dengan penyelenggaraan Pekan Budaya Daerah.
Kepala UPTD Bahasa, Drs. Hadji Husen kepada Pos Kupang di ruang kerjanya, pekan lalu, mengatakan, lomba ini bertujuan agar perserta dapat menulis cerpen yang merupakan hasil kreativitas peserta yang diperoleh dari kalangan masyarakat dan mengenal berbagai jenis cerpen yang ada di masyarakat. Lomba ini, katanya, sebagai ajang kompetensi peserta dalam menulis karya cerpen dan mengapresiasikan karya cepen. 
Menurut Hadji Husen, lomba cerpen ini menitikberatkan pada naskah cepen yang sesuai dengan perlombaan, yakni kepahlawanan, cinta tanah air, lingkungan, cinta dan kearifan lokal atau budaya lokal. Karya-karya penulisan para peserta itu akan dinilai oleh para juri, yakni Mezra E Pellondou (komunitas sastra), Tony Kleden (wartawan), Drs. Sem Nitbani, M.Pd (Dosen), Willem Beribe (Guru) dan Nur Maimunah, S.S (staf dari UPTD Bahasa).
Dikatakan Husen, peningkatan apresiasi sastra perlu digalakkan di kalangan siswa sebagai upaya menanamkan nilai, sikap dan kemampuan dasar untuk mengembangkan kepribadian yang utuh dan mandiri. 
Menurutnya, apresiasi sastra diharapkan dapat menghasilkan pemahaman dan penghayatan nilai moral serta peningkatan kemampuan penalaran kreativitas sehingga mereka memiliki kesanggupan untuk menciptakan sesuatu yang baru sesuai dengan nilai luhur bangsa. 
Selain itu untuk memeriahkan Pekan Budaya Daerah NTT, UPTD Bahasa juga menyelenggarakan lomba sastra daerah untuk tingkat SLTA/MA se-NTT. Lomba ini bertujuan menggali sastra daerah yang merupakan warisan leluhur yang dituturkan secara lisan di kalangan masyarakat secara turun-temurun. Lomba ini akan diikuti oleh 13 kabupaten/kota dan masing-masing daerah berhak mengirim dua peserta dan satu pendamping. (nia)


KPU Sikka Serahkan 115 Surat

KUPANG, PK -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka selaku pihak termohon, menyerahkan 115 bukti surat kepada majelis hakim dalam sidang sengketa hasil Pilkada Sikka di Pengadilan Tinggi Nusa Tenggara Timur (PT NTT), Senin (12/5/2008).
Penyerahan dilakukan kuasa hukum KPU Sikka, Philipus Fernandes, S.H dan Fredrik Djaha, S.H, kepada Majelis Hakim PT NTT, Fransc Loppy, S.H, MBA, M.Hum (ketua) didampingi empat hakim anggota, D Tuwa Tobu, S.H, Ni Wayan Mariati, S.H. M.H, I Made Tjakra, S.H dan Wellem Djari, S.H. 
Bukti tersebut adalah surat-surat yang berkaitan dengan proses Pilkada Sikka, termasuk proses perhitungan suara. Sedangkan pihak pemohon Paket Ayo melalui kuasa hukumnya, Fransiskus Bero, S.H menyerahkan 21 bukti surat kepada majelis hakim.
Pada sidang kemarin juga dilakukan pemeriksaan saksi-saksi dari pihak pemohon (penggugat) calon Bupati dan Wakil Bupati Sikka yang diusung PDIP Kabupaten Sikka, Drs. Alexander Longginus - dr. Ignatius Henyo Kerong (paket Ayo).
Saksi lain dari pihak termohon yang juga diperiksa saat itu adalah mantan Ketua DPRD Sikka, OML Gudipung. Sidang sengketa Pilkada Sikka akan dilanjutkan hari ini (Selasa, 13/5/2008), dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dari pihak termohon KPUD kabupaten Sikka. 
Sidang sengketa Pilkada Sikka digelar karena pihak KPU Sikka digugat paket Ayo. Dalam gugatannya, paket Ayo menyatakan keberatan terhadap hasil perhitungan suara Pilkada karena proses perhitungan terjadi penyimpangan. (mar)


Golkar Umumkan Cabup Nagekeo

MBAY, PK -- Menurut rencana, hari ini Selasa (13/5/2008), Partai Golkar Kabupaten Nagekeo mengumumkan calon Bupati dan Wakil Bupati yang maju dalam Pilkada Nagekeo. Tiga bakal calon bupati yang telah melamar ke Partai Golkar, yaitu Servas Podhi, Drs. Elias Djo dan Servas Lako. 
Demikian informasi yang diperoleh dari pengurus Partai Golkar Nagekeo, Patris Bhira, saat ditemui di Sekertariat Partai Golkar Nagekeo, Senin (12/5/2008). 
Bhira menjelaskan, pengumuman dilakukan setelah rapat kerja cabang khusus (Rakercabsus) di Hotel Stella Sasandy - Mbay. Penetapan bakal calon akan dilakukan pengurus dan DPD Partai Golkar NTT dan DPP Partai Golkar.
Bhira yang ditemui bersama beberapa pengurus Golkar Nagekeo mengatakan, pihaknya telah membuka pendaftaran selama tiga hari dan pada Senin (12/5/2008) ditutup. "Para bakal calon yang mendaftar telah mengambil formulir dan akan dikembalikan pada hari ini, Senin siang. Hari ini, juga kami akan lakukan tahap verifikasi lalu akan melihat siapa yang memenuhi syarat. Kalau sudah ada yang memenuhi akan diumumkan. Dan, kalau ketiganya memenuhi syarat akan ada voting. Kewenangan penetapan ada pada DPP dan DPD Golkar," kata salah satu pengurus Partai Golkar.
Servas Podhi saat ditemui di Boawae, baru-baru ini mengatakan, telah mendaftar ke Partai Golkar Nagekeo untuk bertarung dalam Pilkada di Nagekeo menjadi Bupati Nagekeo masa bakti 2008-2013
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngada terus melakukan sosialisasi tahapan Pilkada Nagekeo. Kemarin, sosialisasi dilakukan di Pondok SVD, Mbay. Sosialisasi itu diberikan kepada pengurus parpol, masyarakat, pimpinan SKPD dan semua kalangan di Nagekeo. Materi sosialisasi diberikan ketua dan anggota KPU Ngada, Drs.Yosafat Koli, anggota, Ardus Seda dan Ngebu Dhey Bernadinus. (ris)


Panwas Pilgub NTT di Sumtim Terbentuk

WAINGAPU, PK -- Panitia Pengawas Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Panwas Pilgub) Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), Senin (12/5/2008) terbentuk. Ini ditandai pelantikan 225 anggota Panwas Pilgub NTT oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Waingapu, I Gusti Ngurah Astawa, S.H.
Acara pelantikan di ruang Sidang Utama DPRD Sumtim disaksikan oleh pimpinan dan anggota Dewan serta dihadiri oleh pejabat dinas/ instansi di lingkungan Pemkab Sumtim. 
Anggota Panwas yang dilantik terdiri dari tiga anggota Panwas Pilgub tingkat kabupaten, 66 anggota Panwas Pilgub tingkat kecamatan dan 156 panwas lapangan tingkat desa/kelurahan. Setelah pengambilan sumpah, anggota Panwas langsung mengikuti pembekalan yang diberikan oleh anggota Panwas Pilgup NTT.
Ditemui usai pelantikan, anggota Panwas Pilgub tingkat kabupaten, Leo Kote, S.H, mengatakan, setelah dilantik, anggota Panwas sudah mulai melaksanakan tugas termasuk penertiban atribut para calon.
"Kita masih tunggu kejelasan dari propinsi. Jika masa kampanye para calon ditunda, mulai besok (hari ini, Selasa 13/5/2008, Red) kita akan melakukan penertiban terhadap atribut para calon. Tetapi jika masa kampanye sesuai jadwal dimulai tanggal 13 Mei, atribut yang ada tidak perlu kita turunkan lagi. Kita akan tunggu masa tenang baru ada aksi lagi," kata Leo.
Sementara atribut para calon yang selama ini beredar dimasyarakat dan dipasang di tempat-tempat umum berangsur-angsur mulai berkurang. Atribut para calon hanya terlihat di sekretariat partai pengusung masing-masing calon.
Informasi yang diperoleh dari Sekretariat KPU Sumtim diketahui bahwa bahwa jumlah pemilih tetap di kabupaten Sumtim untuk Pilgub sebanyak 127.000 jiwa. Terjadi penambahan sebanyak 8.491 peserta dari jumlah pemilih yang ada dalam DP4 (Daftar penduduk potensi Pilkada). Dengan jumlah tersebut maka jumlah TPS dalam Pilgub di Sumtim sebanyak 356 TPS dengan jumlah peserta pemilih maksimal 600 orang/ TPS.
"Dengan jumlah pemilih setiap TPS naik menjadi 600 orang maka jumlah TPS menurun dari sebelumnya 506," kata seorang staf Sekretariat KPU Sumtim timur yang tidak ingin namanya dikorankan.
Dari pihak kepolisian, diperkirakan ada 210 TPS yang masuk dalam kategori rawan satu dan 111 TPS yang masuk dalam kategori rawan dua. TPS yang masuk dalam kategori rawan ini pada umumnya di lokasi-lokasi yang agak terpencil. (dea)


27 Parpol Sudah Daftar
* Sebagian Berkepengurusan Ganda 


JAKARTA, PK -- Hingga sehari menjelang penutupan pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2009 hari Senin (12/5/2008), Minggu kemarin sedikitnya 27 partai politik datang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum atau KPU. Namun, sebagian dari parpol yang mendaftarkan diri berkepengurusan ganda.
Kepengurusan parpol yang sudah mendaftar ke KPU, antara lain Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) versi Muktamar Luar Biasa (MLB) Ancol, Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Partai Kongres, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), serta Partai Patriot. Mereka berdatangan hingga pukul 19.30.
Pendaftaran pagi hari didahului PKB versi MLB Ancol, yang diwakili Ketua Umum Muhaimin Iskandar. Kepada wartawan, Muhaimin mengaku optimistis sengketa hukum antara pihaknya dan kepengurusan PKB versi MLB Parung, Bogor, selesai sebelum awal Juli mendatang.
"Sesuai aturan, proses sengketa hukum parpol harus diputuskan paling lambat tiga bulan, mulai dari tingkat pengadilan negeri hingga kasasi di Mahkamah Agung. Kami akan memohon agar proses hukumnya bisa dipercepat jadi dua bulan saja," ujar Muhaimin.
Terkait dengan pendaftaran parpol berkepengurusan ganda, Wakil Koordinator Divisi Verifikasi Parpol KPU I Gusti Putu Artha menyatakan, pihaknya mensyaratkan parpol yang bersangkutan melengkapi berkas pendaftaran dengan surat pendaftaran gugatan ke pengadilan negeri.
"Kami minta kelengkapan itu sebagai bukti legal. Misalnya, kedua pengurus PKB yang mendaftar akan kami mintai berkas itu. Hal itu sudah dikonsultasikan dengan Departemen Hukum dan HAM, juga sudah diputuskan dalam rapat pleno di Bogor. Tidak cuma PKB, parpol lain yang juga tengah berselisih di pengadilan harus menyerahkan surat keterangan yang sama," ujar Putu.
Menurut dia, KPU tahap pertama akan menetapkan 16 parpol sebagai peserta Pemilu 2009 sesuai dengan Pasal 315 dan 316 Huruf D Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu. Pasal 315 mengatur soal parpol yang lolos ambang batas perolehan suara (electoral threshold) dan Pasal 316 Huruf D mengatur soal parpol yang punya kursi di DPR.
"Namun, kami belum akan menetapkan kepengurusan mana yang sah dan akan diterima pendaftaran calon legislatifnya. Kalau sampai awal Agustus urusan pengadilan belum selesai, bukan mustahil parpol mana pun itu tak akan tercantum di surat suara, baik lambang maupun daftar calon anggota legislatifnya," lanjutnya.
Sejumlah parpol datang setelah PKB versi MLB Ancol, seperti PDP, Partai Kongres, PKPI, dan Partai Patriot. Kedatangan PDP tampak menonjol sebab mengerahkan massa dan diwarnai pertunjukan berbagai tarian daerah, marching band, dan barongsai.
Akibatnya, arus lalu lintas yang melewati Jalan Imam Bonjol di depan Gedung KPU macet total. Hadir sejumlah pengurus pusat PDP, seperti Laksamana Sukardi, Roy BB Janis, Noviantika Nasution, dan Sukowaluyo.
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta Swasono juga datang mendaftarkan partainya, PKPI. Berdasarkan catatan KPU, parpol dengan nama yang sama juga mendaftar terlebih dahulu pada 28 April lalu. Meutia menyangkal adanya kepengurusan ganda di PKPI. Sekitar pukul 19.00, pengurus pusat Partai Patriot juga datang ke KPU. (kcm)


Calon Perseorangan Bisa Daftar Juni 2008

JAKARTA, PK -- Calon perseorangan dipastikan bisa mengikuti pemilihan kepala daerah (pilkada) yang masa pendaftarannya dibuka pada Juni 2008. Kepastian ini setelah melihat isi aturan peralihan atas revisi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 07 Tahun 2007 tentang Pedoman Khusus Tata Cara Pencalonan Pemilu Kepala Daerah.
"Peraturan itu disepakati 8 Mei lalu," kata anggota KPU, I Gusti Putu Artha, Minggu (11/5/2008) di Jakarta.
Dalam aturan peralihan disebutkan, pilkada yang masa pendaftarannya dilakukan saat peraturan itu disahkan tidak dapat diikuti calon perseorangan. Dengan demikian, Pilkada Jawa Timur kemungkinan besar tidak bisa diikuti calon perseorangan. Sebab, pengambilan formulir pendaftaran dilakukan 1-5 Mei 2008.
Mengenai pilkada yang pendaftarannya terjadi setelah peraturan KPU disahkan hingga 1 Juni 2008, kebijakan ikut tidaknya calon perseorangan diputuskan tiap-tiap KPU daerah dengan mempertimbangkan dukungan anggaran dan terpenuhinya syarat minimal pengajuan berkas.
Dalam Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang direvisi disebutkan, syarat dukungan untuk calon perseorangan dalam pemilihan bupati/wali kota harus diserahkan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) 21 hari sebelum masa pendaftaran. Untuk pemilihan gubernur, syarat dukungan diserahkan 28 hari sebelum pendaftaran.
Menurut Putu, syarat dukungan untuk calon perseorangan dibuat kolektif tiap desa. Dukungan akan ditulis dalam lembar khusus yang berisi keterangan jelas pendukung. Setelah diisi, lembar dukungan itu ditempeli meterai dan ditandatangani calon. Satu desa akan memiliki satu lembar. Saat diserahkan kepada PPS, lembar dukungan dilampiri fotokopi kartu identitas pendukung.
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Marsekal Muda Sagom Tamboen keberatan jika KPU membuat aturan yang memungkinkan anggota TNI memberikan dukungan terhadap calon perseorangan. Netralitas TNI adalah kesepakatan bangsa dalam wujud UU, yang tidak seharusnya diusik siapa pun, apalagi KPU.
Ketua Komite Pendukung Calon Independen (KPCI) Jatim Adik Dwi Putranto menyesalkan KPU yang lamban menyiapkan aturan teknis calon perseorangan. Padahal, revisi UU No. 32/ 2004 diundangkan 1 Mei 2008. KPCI akan mengajukan uji materi atas aturan KPU yang akan disahkan itu ke Mahkamah Agung. (kcm)


Gong Suksesi Ende Ditabuh

ENDE, PK --Ketua DPRD Kabupaten Ende, Titus Tibo, S.H, Senin (12/5/2008) menabuh gong sukses pemilihan langsung kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Ende periode 2009-2014. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Ende, disaksikan Bupati Ende, Drs Paulinus Domi, Wakil Bupati Ende, Bernadus Gadobani, S.Ag, Ketua KPU Ende, Fransiskus R Senda dan anggota KPU Ende, para anggota Dewan serta unsur Muspida Ende.
Saat itu Ketua DPRD Ende, Titus Tibo menyerahkan keputusan DPRD Kabupaten Ende mengenai pemberitahuan dimulainya pelaksanaan Pilkada dan penyerahan jadwal tahapan Pilkada dari Ketua KPUD Kabupaten Ende, Fransiskus R Senda kepada Bupati Paulinus Domi.
Titus Tibo mengatakan, pemberitahuan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Ende masa bakti 2009-2014 merujuk pada ketentuan pasal 233 ayat 2 UU No 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah yang menyatakan bahwa kepala daerah dan wakil kepala daerah yang berakhir masa jabatanya pada Bulan Januari 2009 sampai Juli 2009 diselenggarakan pilkada langsung pada Desember 2009.
Menurut Titus, akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Ende masa bhakti 2004 - 2009 tetap berpedoman pada pasal 66 ayat (3) huruf a UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.
Bupati Paulinus Domi mengatakan, implisit dalam pemberitahuan adalah esensi penegasan akan berakhirnya masa jabatan kepala daerah dan wakil kepalda daerah Kabupaten Ende masa bakti 2004-2009.
Dikatakannya, kalau dihitung dari 7 April 2009 sebagai masa jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah Kabupaten Ende masa bakti 2004-2009 maka pemberitahaun hari ini menandakan akan adanya Pilkada yang dipercepat.
Ke depan, kara Domi, pihaknya tetap mengembann amanat rakyat untuk menyelesaikan berbagai kewajiban kepala daerah dan wakil kepala daerah Kabupaten Ende masa bakti 2004-2009. 
Ketua KPUD Ende, Fransiskus R Senda mengatakan, hari pencoblosan dilaksanakan pada Senin 13 Oktober 2008. (rom)




SUARA ANDA

TAHUN 2008 NTT memasuki usia emas 50 tahun. Dan, tahun emas ini diwarnai Pemilu Kepala Daerah di banyak tempat mulai dari level propinsi hingga kabupaten. Sampaikan pendapat, komentar, usul, saran atau kritik Anda melalui forum ini. Singkat, padat dan jelas serta tidak bersifat SARA dan memfitnah. Pendapat konstruktif-positif lebih diutamakan. Kirim SMS ke no 0852-3927-2061, Email: poskpg@yahoo.com atau Faks: 0380-831801. 

***


buyungtokan@yahoo.com (Buyung Tokan) : Untuk KPU NTT. Sayang sekali bahwa pilkada NTT sebagai satu political learning device bagi khalayak NTT ternyata sudah menuai masalah. Untuk semua anggota KPU NTT, proses penjaringan dan penetapan calon adalah baru starting point, masih ada banyak rangkaian penting ke depan. Kalian dibayar mahal, dilengkapi fasilitas memadai agar bekerja maksimal, bukan sekadar rapat, deadlock, lalu terpolarisasi. Pilkada NTT tidak semestinya dipending, kalau kalian transparan pada publik. Kami masyarakat meragukan integritas dan independensi kalian, kalau baru memulai saja sudah tidak kompak. Kalian membuat pilkada NTT menjadi tak lagi berkualitas.

08523940XXXX : Mat ultah NTT yang ke-50 usia emas. Semoga para calon pemimpin yang akan terpilih nanti, baik di tingkat propinsi maupun kabupaten yang akan dilaksanakan pilkada dalam bulan-bulan ke depan ini agar mengutamakan kepentingan rakyat banyak daripada kepentingan keluarga dan konco-konconya. Jujur, bijaksana, tanggung jawab dan terbuka dalam memimpin. 

08523915XXXX :
Selamat pagi Pos Kupang dan selamat Ultah NTT-ku. Semoga di hari emasmu ini engkau dapat menentukan yang terbaik untuk jadi pemimpin. Trims Pos Kupang.

08133921XXXX :
Pemilihan Cagub dan Cawagub NTT sudah dekat. Marilah kita bergandengan tangan satukan hati menyongsong pesta demokrasi di negeri tercinta NTT. Harapan kami semoga dengan pilkada dapat membangun NTT ke depan dengan lebih baik khususnya bidang pendidikan, pertanian, kesehatan sehingga masyarakat NTT bisa hidup aman dan sejahtera. Trims kepada PK yang telah membuka aspirasi Suara Anda melalui layanan SMS langsung.

08523921XXXX : Pilkada Gubenur dan Wakil Gubernur tidak lama lagi. Kami sebagai rakyat miskin mengharapkan pembaharuan yang nyata! Dalam segala bidang demi kesejahteraan rakyat, itu yang kami harapkan, kami tidak butuh perbauran orasi-orasi jika tanpa bukti. Ingat! Saudara-saudaraku, integritas diri yang teruji itulah kepribadian yang terpuji, jika nuraninya penuh dengan akal sehat dan kejujuran. 

08525326XXXX : Mat ultah NTT ku, semoga di usia emasmu ini, terlahir juga anak-anak emas yang mampu menghasilkan emas-emas di nusa Flobamora ini dan juga yang mampu menangkap dan menjebloskan para pencuri emas di negeri ini ke dalam penjara sehingga masyarakatnya bisa hidup sejahtera.

08523920XXXX : Mat ultah NTT ku, mat berjuang untuk calon pemimpinmu yang lagi berupaya menggapai mimpi menjadi penyelamatmu dari belenggu busung lapar dan kemiskinan, semoga

08523911XXXX : NTT di usia emasmu, butuh pemimpin baru bebas dari KKN. Butuh pemimpin yang pintar, cerdas, punya aura, dan komit berantas KKN. 

08523901XXXX : Selamat ultah NTT ku tercinta, usia 50 tahun adalah usia yang cukup dewasa, semoga di kedewasaanmu ini, hadir seorang pemimpin yang jujur, takut akan Tuhan, dewasa dalam memimpin dan arif/bijaksana serta tegas dalam mengambil keputusan. Makasih PK