|
Xtra SPORT

|
Mery dan Niko Ikut Mizone 5K
DUA atlet atletik NTT yang saat ini dipersiapkan untuk PON XVII 2008 dipanggil oleh PB PASI untuk mengikuti kejuaraan nasional Mizone 5K di Jakarta, 18 Mei ini. Selain memenuhi undangan PB PASI, keikutsertaan Mery dan Niko juga untuk try out persiapan menuju PON XVII 2008. Demikian dikatakan Sekretaris Pelatda PON XVII NTT, Drs. Ary Mulyadi, M.Pd, di Kupang, Sabtu (10/5/2008).
"Ada sepuluh atlet elite nasional putra dan sepuluh atlet elite nasional putri yang dipanggil oleh PB PASI untuk ikut kejuaraan ini. Para atlet ini selama ini sudah menjadi ikon Mizone, salah satu produsen peralatan olahraga, dan karena Mery dan Niko masuk dalam kelompok elite nasional, maka mereka juga dipanggil," jelas Ary Mulyadi.
Ary yang juga pengurus Pengprop PASI NTT itu mengatakan, karena keikutsertaan Mery dan Niko atas undangan PB PASI, maka semua tiket pesawat, akomodasi dan lainnya ditanggung PB PASI. "Kita harapkan keikutsertaan Mery dan Niko ini merupakan ajang try out atau ujicoba kesiapan mereka menjelang PON. Tak ada target, namun kita harapkan mereka bisa mencatat rekor yang tidak jelek untuk bisa dievaluasi lagi dalam masa persiapan menuju PON ini," jelas Ary.
Secara terpisah, pelatih atletik NTT, Soleman Natoni mengatakan, meski program latihan yang dilakukan Mery dan Niko belum mencapai puncaknya, namun ia tetap optimis mereka akan bisa bersaing. "Untuk juara, kita tidak bisa targetkan buat Mery dan Niko, tapi berdasarkan catatan prestasi di latihan, ada harapkan mereka akan bersaing dengan baik," ujar
Soleman. (eko)
Thomas dan Uber Indonesia Lolos
TIM Uber Indonesia memastikan diri menjadi pemuncak Grup Z untuk lolos ke perempatfinal setelah menundukkan Belanda di Istora Senayan Jakarta, Senin (12/5/2008). Tim Thomas juga lolos dengan status juara Grup D setelah dalam pertandingan lainnya menang 5-0 atas Jerman.
Adriyanti Firdasari menjadi penentu kemenangan tim Uber Indonesia atas Belanda dengan mengalahkan Patty Stolzenbach. Melalui pertarungan sepanjang 27 menit, Firda menekuk Stolzenbach dalam dua set langsung, 21-15, 21-14.
Dengan kemenangan ini, Indonesia berhak menempati posisi puncak Grup Z. Di perempafinal yang akan digelar, Rabu (14/5/2008), tim putri 'Merah Putih' akan bersua pemenang partai peringkat dua Grup X melawan posisi tiga Grup W.
Di tim Thomas, Simon Santoso yang bermain sebagai tunggal ketiga Indonesia tampil tanpa beban saat menundukkan Sven Eric Kastens. Indonesia pun dengan sempurna menang 5-0 atas Jerman.
Bermain paling terakhir, di mana keempat partai sebelumnya telah dimenangi para rekannya, tak bikin Simon tertekan untuk ikut meraih kemenangan. Sang lawan pun bak hanya jadi sparring buat dia. Di set pertama, Simon dengan agresif langsung menekan. Poin Simon pun senantiasa unggul sebelum akhirnya menutup kemenangan di set pertama dengan angka 21-14, usai pukulan Kastens dinyatakan keluar.
Pada set kedua, Simon kembali dominan dan dengan cepat langsung unggul 7-1. Kastens mencoba memangkas ketinggalan, dengan tampil lebih agresif dan kerap melepaskan pukulan keras, menyilang atau lurus. Namun Simon tetap mampu mengatasi upaya lawannya dan menang 21-11, sekaligus menutup permainan dengan waktu 29 menit.
Sebelumnya, pada pertandingan pertama kontra Thailand, Indonesia menang dengan skor 3-2. Indonesia kini memantapkan langkah ke perempatfinal sebagai juara Grup D, dan menanti lawan dari hasil pertarungan posisi kedua Grup B kontra posisi ketiga Grup A.
Dalam pertandingan menghadapi Jerman ini Indonesia hanya kehilangan satu set, yakni pada ganda putra pertama Markis Kido/Hendra Setiawan. Selebihnya, Indonesia menang dengan straight set. (kcm/dtc)
|