Xtra SPORT

   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Simplisius Tambah Medali Emas

ATLET NTT, Simplisius Paji Abe kembali merebut satu medali emas dari cabang atletik nomor 100 meter tunadaksa. Simplisius masuk finish dengan catatan waktu 12.42 detik dalam lomba di lintasan atletik Stadion Utama Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (5/8/2008). Sebelumnya, pada Senin (4/8/2008), Simplisius merebut medali emas nomor lari 200 meter.
Medali perak nomor 100 meter ini direbut oleh Mohammad Rey dari Jawa Timur dengan catatan waktu 12.72 detik dan perunggu oleh Ojo Syarifudin dari Nangroeh Aceh Darusalam dengan waktu 12.99 detik. Demikian diinformasikan Wakil Sekretaris Umum KONI Propinsi NTT, Eduard Setty dari Samarinda, usai lomba.
"Dia berlomba dengan sangat luar biasa, sama seperti atlet normal. Kita harus memberikan sanjungan kepada perjuangannya untuk NTT," ujar Edu Setty.
Menurut Setty, Simplisius masih memiliki peluang untuk merebut medali, karena petang ini, Rabu (6/8/2008), dia akan turun di nomor lompat jauh putra. "Dia memiliki peluang untuk nomor ini, karena dari latihan yang saya lihat tadi, lompatannya hampir sama jauhnya dengan atlet normal. Doakan saja biar dia bisa dapat merebut medali emas. Dan, kalau dia bisa merebut medali emas, maka prestasi atlet Porcanas akan sama dengan atlet PON yang juga merebut tiga medali emas," kata Setty.
"Simplisius pantas mendapat penghargaan. Kalaupun besok (hari ini) dia tidak merebut medali emas, dua medali emas yang sudah direbut ini telah membuat NTT bangga di Porcanas ini. Kita juga berharap atlet lainnya memberikan kejutan untuk merebut medali perak ataupun perunggu. Kami tidak ditargetkan medali oleh Bapak Wakil Gubernur saat pelepasan, tapi kami juga ingin berjuang untuk keharuman nama NTT," ujar Ketua BPOC NTT, Antoni Amallo yang menghubungi Pos Kupang usai lomba.
Sesuai jadwal yang diperoleh dari Eduard Setty dan Antoni Amallo, hari ini atlet-atlet NTT akan turun di nomor lari 400 meter tunarungu lewat Alex Amtiran, Maria Kolloh dan Tanty Yosepha. "Kita harapkan ada di antara mereka yang bisa merebut medali. Sementara untuk catur, Victor Haning (tunadaksa) dan Samuel Silla (tunanetra) tidak berhasil merebut medali," kata Setty. (eko)

Glorya Rumte Rebut Perunggu

KARATEKA NTT, Glorya Rumte berhasil merebut medali perunggu nomor kumite putri Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (OOSN) SMA 2008. Dalam pertandingan di Padepokan Pencaksilat TMII di Jakarta, Selasa (5/8/2008), Glorya merebut perunggu setelah mengalahkan karateka Papua, Vance.
Ofisial NTT, Michel Berelaka, S.Sos dari Jakarta usai pertandingan mengatakan sukacitanya atas prestasi ini. "Setelah semua atlet di cabang lain kalah, Glorya seperti membawa kesejukan karena kita masih bisa pulang dengan membawa medali. Sesuai janji kami, kepadanya akan diberikan bonus khusus," ujar Berelaka.

OOSN SD
Dari OOSN SD di kompleks olahraga Ragunan, Jakarta, ofisial NTT, Aloysius Min dan Drs. Lambert Tukan, M.M, melaporkan, peluang NTT untuk merebut medali sudah sangat berat. Pada pertandingan dan perlombaan, Selasa (5/8/2008), semuanya kalah. 
Di cabang bolavoli, NTT kalah 1-2 (25-23, 21-25, 15-17) dari Banten dan gagal ke delapan besar. Sepaktakraw di nomor double event, NTT gagal masuk ke empat besar setelah kalah dari Jawa Tengah 13-21, 14-21. Bridge yang selama ini menjadi unggulan merebut medali emas hanya berhasil menduduki peringkat ke delapan di klasemen akhir.
Meski demikian, prestasi menggembirakan diraih atlet cabang sepaktakraw yang merebut medali emas nomor takraw hop. "Kita merebut medali emas takraw hop, namun ini hanya partai eksebisi, sehingga meski ada pengalungan medali, namun medalinya tidak masuk dalam daftar perolehan medali," jelas Lambert Tukan. (eko)


Kejurda Sepaktakraw Siap Digelar

KEJUARAAN Daerah (Kejurda) sepaktakraw antar-kabupaten se-NTT, hari ini Rabu (6/8/2008), akan dibuka di kompleks lapangan mini Kota Kalabahi, Kabupaten Alor. Menurut rencana, kegiatan ini akan dibuka Deputi Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga. Selain itu, juga akan dihadiri Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon Foenay, M.Si, yang juga Ketua Harian KONI NTT dan Bupati Alor, Ir. Ans Takalapeta selaku Ketua Umum Pengprop PSTI NTT.
Ketua Panitia Kejurda, Yahya Bana, S.E, M.Si yang juga Camat Teluk Mutiara di Kalabahi, Selasa (5/8/2008), menjelaskan, persiapan penyelenggaraan telah selesai, terutama untuk persiapan lapangan maupun akomodasi bagi tim peserta. Kejurda ini, ungkap Bana, akan diikuti delapan kabupaten, yakni Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Ende, Manggarai, TTS, Flores Timur, Lembata dan Alor. "Peserta sebagiannya telah berada di Kalabahi, dan sebagian akan tiba di Kalabahi pada Rabu," jelas Bana.
"Event ini harus sukses, karena pertandingan yang ada untuk menyeleksi atlet sepaktakraw daerah dan NTT untuk dapat bersaing di pentas nasional. Kualitas dan sportivitas dalam pertandingan ini akan ditonjolkan," tambah Bana.

Lomba 10K Alor
Selain Kejurda Sepaktakraw yang akan digelar Rabu sore, pada pagi harinya juga akan digelar lomba lari 10K. Panitia lomba, Nur Kinanggi, menjelaskan, lomba ini merupakan serangkaian dengan kegiatan Expo Alor VII 2008. Lomba lari ini, kata Kinanggi, didukung Kemenegpora, sehingga untuk juara nanti telah disediakan hadiah berupa uang maupun piagam penghargaan.
Kinanggi juga mengungkapkan, menyangkut peserta dalam lomba lari ini, hanya terbatas bagi masyarakat di Kabupaten Alor. Berdasarkan data yang ada, ungkap Kinanggi, sudah 200 lebih orang yang terdaftar dalam lomba lari ini. 
Selain lomba lari, Kinanggi menambahkan, juga akan digelar lomba dayung di Desa Alor Besar, lomba renang dari Pantai Alor Kecil menuju ke Pulau Kepa, dan lomba tarik tambang di atas perahu. Semuanya ini akan dibuka oleh Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon Foenay, M.Si. (oma)


Pertina Serahkan Bonus Peraih Medali

KETUA Umum Pengprop Pertina NTT, Kolonel (Inf) Wiston Simanjuntak, menyerahkan bonus kepada tiga petinju NTT yang meraih medali dalam PON XVII 2008 di Kalimantan Timur, di ruang kerjanya, Selasa (5/8/2008). Selain para atlet, Pertina NTT juga memberikan bonus kepada para pelatih yang diterima Sam Haning. 
Petinju yang mendapat bonus tersebut, yakni Deni Hitarihun (emas) Rp 5 juta, Yanto Fallo (perak) Rp 3 juta, dan Getrudis Taek (perunggu) Rp 2 juta. Wiston Simanjuntak pada kesempatan itu mengatakan, bonus diberikan sebagai wujud dukungan Pertina NTT memajukan olahraga tinju di NTT.
"NTT merupakan gudang petinju-petinju ternama di Indonesia. Untuk itu, kita akan terus mendorong para atlet agar olahraga ini bertahan di NTT sebagai andalan meraih medali," kata Simanjuntak.
Untuk terus mempertahankan prestasi para atlet, demikian Simanjuntak, para atlet harus terus melakukan try out untuk mengasah keterampilan bertinjunya. 
Manajer tim tinju NTT, Samuel Haning, S.H, usai penyerahan bonus, menjelaskan, semua prestasi atlet tinju sangat dihargai. "Pertina sangat menghargai semua petinjunya yang berprestasi. Bonus kepada atlet dan pelatih merupakan wujud dukungan dari Ketua Pengprop Pertina NTT dalam mendorong peningkatan prestasi pemuda-pemuda NTT," ujarnya.
"Prestasi tinju NTT di PON 2008 ini cukup menggembirakan. Kalau sebelumnya kita hanya bisa merebut satu emas dan satu perak, kali ini kita juga bisa merebut satu medali perunggu. Ini berarti ada peningkatan prestasi. Seharusnya, kalau kita lebih sedikit beruntung di PON lalu, saya yakin kita bisa dapat lebih dari satu medali emas. Untuk itu ke depan, dana pembinaan olahraga harus lebih diperhatikan sehingga persiapan atletnya juga lebih bagus," tambah Haning. (ben)


* Kejurnas Tinju PPLP
Novianus Mella ke Semifinal

PETINJU PPLP NTT, Novianus Mella melenggang ke babak semifinal Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Antar-PPLP 2008. Dalam pertandingan di Manado, Sulawesi Utara, Selasa (5/8/20087), Mella menang angka atas petinju Papua, Yustinus Tigay. Demikian dilaporkan pelatih tinju PPLP NTT, Hermensen Ballo, S.H dari Manado, usai pertandingan.
"Novianus menang, namun penampilannya belum maksimal. Saya akan berusaha untuk mengevaluasinya agar dia bisa tampil lebih bagus di semifinal," ujar Hermensen Ballo.
Prestasi Mella tidak diikuti petinju lainnya, Cornelis Kerans. Petinju asal Larantuka, Flores Timur ini kalah angka melawan petinju Kalimantan Selatan, Yakobus Toto. "Cornelis bermain sangat monoton, namun kita tidak bisa mempersalahkan dia, karena lawannya juga cukup bagus," kata Hermensen.
Sebelumnya, pada Senin (4/8/2008), dua petinju NTT, Moris Malaikosa dan Ardy Gafur melenggang ke babak final. Dua petinju NTT lainnya, Dedi Lani dan Saverinus Soleman akan bertanding petang ini dalam babak semifinal. "Ada harapan agar atlet- atlet kita bisa lolos ke final. Saya tidak berikan mereka target, tapi saya berusaha memotivasi mereka agar keinginan juara dari dalam diri muncul," ujarnya. (eko) 


Prakiraan cuaca beberapa kota di NTT, Rabu (6/8/2008)
=================================
Kupang : Cerah /Suhu 20-32'C 
: Angin Arah Timur-Tenggara 15-40 km/jam 
-------------------------------------------------
Maumere : Cerah / Suhu 21-32'C 
: Angin Arah Tenggara 10-20 km/jam 
------------------------------------------------
Larantuka : Cerah/ Suhu 22-31'C 
Angin Arah Selatan 10-20 km/jam 
-------------------------------------------------
Waingapu : Cerah/Suhu 20-33'C
: Angin Arah Timur-Tenggara 15-40 km/jam 
-----------------------------------------------
Rote/Ba'a : Cerah/ Suhu 19-32' C 
: Angin Arah Timur 15-40 km/jam 
----------------------------------------------
Kalabahi : Cerah-Berawan/ Suhu 20-32' C
: Angin Arah Tenggara 10-25 km/jam
-----------------------------------------------
Ruteng : Cerah-Berawan / Suhu 11-24'C
: Angin Arah Utara 10-25 km/jam 
------------------------------------------------
Labuan Bajo : Cerah-Berawan/ Suhu 20-32'C 
: Angin Arah Timur Laut 10-25 km/jam 
----------------------------------------------
Sabu : Cerah / 21-33'C 
: Angin Arah Tenggara 10-25 km/jam 
===============================
Prakiraan Tinggi Gelombang di Wilayah Perairan NTT
Selat Ombai 1,0-2,0 meter, Selat Sape, Selat Sumba 1,5-2,5 meter, Laut Flores, Laut Timor, Selat Rote 2,0-3,5 meter, Laut Sawu 2,5-4,0 meter, Laut Banda, Laut Arafura 3,5-5,0 meter
---------------------------------------------------
Sumber : BMG El Tari-Kupang