Edisi 06 Agustus 2002
Tim Gabungan Papua Bertolak ke Jakarta 
Sebuah tim gabungan dari legislatif dan eksekutif Provinsi Papua, Senin (5/8) bertolak ke Jakarta untuk menuntaskan dua agenda Otonomi Khusus......

Lemasko Gaet Investor Dari Jakarta
Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) sukses menggaet salah satu investor dari Jakarta, yaitu PT Insuma Duta Perkasa, guna membantu......

Usulan Penggantian Sekwilcam tak Relevan
Usulan Camat Mimika Baru Hironimus Taime SE menggantikan Sekretaris Wilayah Kecamatan (Sekwilcam) Mimika Baru Marthen Sandi karena dinilai......

Pelajar Bobonaro Timtim Ingin Belajar di NTT
Banyak pelajar SMP dan SMU di Distrik Bobonaro, Negara Timor Timur, berkeinginan belajar di sekolah-sekolah yang ada di wilayah Provinsi Nusa......

Thailand Akui Nelayannya Curi Ikan di Indonesia
Duta Besar (Dubes) Thailand untuk Indonesia, Chaiyong Satjipanon, mengakui banyak nelayan dari negaranya mencuri ikan di perairan Indonesia......

Setetes Rindu di Lautan Cinta
SETETES rindu ingin kureguk di laut cintamu. Namun, hingga kini, bahteraku selalu kandas di karang harapan. Ingin aku melupakannya, tapi gema......

Tujuh Atlet Renang Dipersiapkan ke Kejurda
Sedikitnya tujuh atlet renang potensial asal suku Kamoro dari Pola Asrama Iwaka, Kecamatan Mimika Timur yang pernah mengikuti even kejuaraan......

Tujuh Kata Akan Memecahkan Kesatuan Bangsa
Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) berpendapat bahwa dimasukkannya tujuh kata Piagam Jakarta ke dalam UUD 1945 yang diamandemen, justru......

Masyarakat Berhak Tolak Proyek tak Becus
Masyarakat tidak hanya sekedar menerima semua proyek pembangunan yang diturunkan dari atas tetapi sebaliknya punya hak untuk......

Solossa ‘Bantah’ LPJ Cacat Hukum
Gubernur Papua Drs JP Solossa MSi membantah pernyataan anggota Fraksi Partai Demokrasi Kasih Bangsa (PDKB) DPRD Papua Jhon T Manurung yang......

Mantan Raja Afganistan Kembali ke Istana
Mantan Raja Afganistan Mohammad Zahir Shah, yang kembali ke negaranya tahun ini setelah lebih dari tiga dasawarsa berada di pengasingannya di Italia......

Ronny Wabia dan Erol Iba Dicoret dari Timnas

Perlahan tapi pasti, pelatih timnas Indonesia Ivan Venkov Kolev mengiris jumlah skuadnya. Kolev terakhir mencoret tujuh pemain salah satunya adalah......

Selengkapnya .......

Baca Timika Pos Edisi Cetak
Mantan Raja Afganistan Kembali ke Istana

Kabul, Senin
Mantan Raja Afganistan Mohammad Zahir Shah, yang kembali ke negaranya tahun ini setelah lebih dari tiga dasawarsa berada di pengasingannya di Italia, kembali ke istananya, Minggu (4/8).
Kompleks istana tersebut telah direnovasi oleh pemerintah, yang ingin menempatkan Zahir Shah sebagai tokoh pemersatu. “Seperti burung yang kembali ke sarangnya,” kata raja berusia 87 tahun itu ketika meninjau kompleks istana bersejarah tersebut dengan didampingi Presiden Hamid Karzai.
“Senang sekali saya bisa pulang, sangat senang,” kata Zahir Shah sambil merangkul Karzai saat mereka berkeliling di istana itu. Sejak kembali ke Afganistan pada April lalu, Zahir Shah tinggal di sebuah rumah di kawasan diplomatik Wazir Akbar Khan, yang terletak beberapa blok dari istana yang merupakan rumah masa kecilnya itu.
Setelah mengumumkan niatnya untuk tidak menduduki jabatan tertentu, Zahir Shah memainkan peran utama mengawasi pertemuan Loya Jirga, atau majelis agung para pemimpin dan tetua suku, yang bertugas mengukuhkan pemerintah sementara yang dibentuk setelah serangan udara pimpinan AS dan gempuran Aliansi Utara tahun lalu mendongkel rejim Taliban.
Meski melarikan diri dari Afganistan setelah digulingkan oleh seorang pamannya pada 1973, Zahir Shah tetap menjadi tokoh populer di kalangan penduduk Afganistan. Ia disebut-sebut sebagai ‘Bapak Bangsa’ setelah sidang Loya Jirga, dan sebagian besar orang Afganistsan, termasuk Karzai, masih menghormatinya sebagai raja mereka dan menyebutnya ‘Yang Mulia’.
Minggu, sebuah konvoi kendaraan membawa Zahir Shah dan rombongannya ke istana tersebut. Kompleks istana itu, yang dibangun kembali oleh Amir Abdul Rahman setelah diruntuhkan oleh Inggris pada 1879, sesungguhnya merupakan kumpulan istana dan bangunan tambahan yang dibuat oleh generasi penguasa Afganistan berikutnya.
Termasuk di dalamnya adalah bangunan yang dibuat oleh penguasa pada masa Uni Sovyet yang menduduki Afganistan selama satu dasawarsa mulai 1979. Markas Karzai terletak di salah satu sisi halaman istana itu, namun Zahir Shah akan tinggal di sebuah tempat yang dulu merupakan harem (tempat tinggal selir) — bangunan segi empat berdinding tinggi yang mengitari sebuah taman dengan pepohonan dan air mancur. Sulit menggambarkan perasaan Zahir Shah saat ia berjalan  di taman tersebut. Mantan raja itu menyatakan  ia pulang untuk menanti panggilan Ilahi. (rtr)


Update daily by:
HARIAN PAGI TIMIKA POS
GRAHA TDS, JL. CENDRAWASIH NO. 28 (SP2) TIMIKA - PAPUA - INDONESIA
TELP. 62 (0901) 322131, 322132, 322133, FACS. 62 (0901) 322130

timikapos@timika.wasantara.net.id